Berita Nagan Raya
Warga Diminta Waspada Hujan Petir, Cuaca Ekstrem Masih Landa Barsela
Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir. Yoga Almaruf, Prakirawan BMKG Nagan Raya
Ringkasan Berita:
- Dalam dua hari ke depan, wilayah barat selatan Aceh (barsela) yang terdiri atas delapan kabupaten/kota masih dilanda hujan yang disertai petir
- BMKG Stasiun Meteorologi Nagan Raya kembali mengingatkan warga agar tidak berada di luar rumah saat hujan yang disertai petir melanda
- Polsek Seunagan Timur, Nagan Raya juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka saat terjadi hujan petir
“Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir." Yoga Almaruf, Prakirawan BMKG Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Nagan Raya kembali mengingatkan warga agar tidak berada di luar rumah saat hujan yang disertai petir melanda.
Sebab, dalam dua hari ke depan, wilayah barat selatan Aceh (barsela) yang terdiri atas delapan kabupaten/kota masih dilanda hujan yang disertai petir. Apalagi dua hari lalu ada seorang warga Nagan Raya disambar petir hingga meninggal dunia saat berada di sawah miliknya.
Demikian data yang dikutip Serambi dari BMKG Nagan Raya pada Rabu (29/4/2026). "Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir," ujar prakirawan BMKG Nagan Raya, Yoga Almaruf STrMet.
Selain potensi hujan petir, kecepatan angin di delapan kabupaten/kota di wilayah barsela berkisar 25 kilometer per jam, tingkat suhu 21-31 derajat celsius dan kelebaban 65 - 95 persen.
Untuk gelombang laut, tulis BMKG, di perairan Nagan Raya juga tergolong tinggi dengan ketinggian 1 meter hingga 1,5 meter.
Terpisah, Polsek Seunagan Timur, Nagan Raya juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka saat terjadi hujan petir. Seperti di tidak di area persawahan atau pohon tinggi.
Imbauan ini disampaikan Kapolres Nagan Raya, AKBP Benny Bathara melalui Kapolsek Seunagan Timur, Iptu Mursal menyusul adanya satu warga tersambar petir dan meninggal dunia.
Sebelumnya diberitakan, Iswandi (52) warga Desa Kuta Baro Blang Muling Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya meninggal dunia usai disambar petir pada Selasa (28/4/2026) sore.
Pria yang bekerja sebagai petani disambar petir saat ia bersama istrinya berada di sawah di Desa Kabu Tunong Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya. Sedangkan istrinya selamat dari kejadian itu.
Jaringan listrik normal kembali
Sementara itu, kabel listrik yang sebelumnya putus disambar petir di Desa Blang Payang, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya kini sudah diperbaiki dan aliran listrik sudah normal kembali.
"Kabel yang putus telah berhasil diperbaiki dan listrik kembali normal," ujar Manajer PLN ULP Jeuram, Samsul Rizal kepada Serambi.
Samsul mengaku jaringan listrik dibeberapa desa dalam Kecamatan Seunagan Timur dan Seunagan sempat padam setelah putus disambar petir pada Selasa (28/4/2026) sore.
Kemudian pihak PLN langsung turun ke lapangan memperbaiki jaringan yang putus dan jaringan listrik kembali normal pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.(riz)
Barsela Berpotensi Hujan Petir
Waspada Hujan Petir
Waspada Hujan Petir di Barat Selatan
Potensi Hujan Petir
Hujan petir Landa subulussalam
Hujan petir di Meulaboh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Polres Nagan Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Kebun Sawit, Peragakan 18 Adegan |
|
|---|
| Warga Nagan Meninggal Disambar Petir |
|
|---|
| Harga Sawit Melambung, Di Nagan Raya Tembus Rp 3.010 per Kg |
|
|---|
| Polres Nagan Raya Gencarkan Sosialisasi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan |
|
|---|
| Kapolres Nagan Raya Gelar ‘Saweu Sikula’ di SMAN 1 Seunagan, Ajak Siswa Disiplin dan Jauhi Narkoba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hujan-petir-chat.jpg)