Berita Aceh Timur
Titik Panas di Aceh Timur Lenyap Setelah Sepekan, Cuaca Kembali Normal
Meskipun titik panas telah menghilang, masyarakat Kabupaten Aceh Timur tetap diimbau untuk tidak lengah dan terus menjaga kewaspadaan.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Setelah sepekan dilanda 25 titik panas di berbagai kecamatan, Kabupaten Aceh Timur kini berangsur pulih.
- BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memastikan tidak ada lagi titik panas terdeteksi pada Kamis (30/4/2025).
- Sensor MODIS (Terra, Aqua, Suomi NPP) dan NOAA20/VIIRS menunjukkan seluruh 25 titik panas di Aceh Timur telah hilang.
- Di seluruh Provinsi Aceh, hanya tersisa 4 titik panas yang masih terpantau.
- Masyarakat diminta tetap waspada, tidak membakar lahan atau sampah sembarangan.
Laporan Maulidi Alfata| Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Kabar baik datang dari Kabupaten Aceh Timur.
Setelah sepekan dilanda titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah kecamatan, kondisi suhu dan cuaca di wilayah tersebut kini berangsur pulih dan kembali stabil.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memastikan tidak ada lagi titik panas yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Aceh Timur pada Kamis (30/4/2025).
Berdasarkan pantauan sensor MODIS melalui Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP serta NOAA20/VIIRS, sebanyak 25 titik panas yang sebelumnya terdeteksi di Kabupaten Aceh Timur kini telah menghilang.
Saat ini, di seluruh Provinsi Aceh hanya tersisa 4 titik panas yang masih terpantau.
Prakirawan BMKG Malikussaleh, Ricky Nadiansyah, menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Kabupaten Aceh Timur saat ini didominasi oleh langit berawan sejak pagi hingga malam hari, yang turut berkontribusi pada penurunan risiko kebakaran lahan.
"Suhu di Kabupaten Aceh Timur berada di angka 30 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 56 persen," ujar Ricky.
Baca juga: BMKG Deteksi 11 Titik Panas di Aceh, Masyarakat Diimbau Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Imbauan BMKG
Meskipun titik panas telah menghilang, masyarakat Kabupaten Aceh Timur tetap diimbau untuk tidak lengah dan terus menjaga kewaspadaan.
Jangan membakar lahan atau sampah sembarangan, terutama saat cuaca kering dan berangin, karena api dapat dengan cepat menyebar ke area sekitar.
Rocky melanjutkan, jika melihat tanda-tanda awal kebakaran lahan atau hutan kepada pihak berwenang setempat, seperti perangkat desa, pemadam kebakaran, atau aparat keamanan.
"Pantau terus informasi cuaca dari BMKG, karena kondisi iklim dapat berubah sewaktu-waktu dan musim kemarau masih berpotensi memunculkan kembali titik panas," imbaunya. (*)
| Direktur RSUD Zubir Mahmud Hadiri Rapat Asistensi PPK BLUD |
|
|---|
| Menabung 14 Tahun dari Uang Jajan, Nek Maimunah 95 Tahun Akhirnya ke Tanah Suci |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Siapkan Lahan Untuk Kantor Haji dan Umroh Kabupaten Aceh Timur |
|
|---|
| Cuaca Panas Landa Aceh Timur, IDI Imbau Warga Batasi Kegiatan di Luar |
|
|---|
| Kapolres Aceh Timur Pimpin Upacara Hari Otda, Bacakan Sambutan Mendagri RI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Peta-pantauan-sensor-MODIS-melalui-Satelit-Terra-Aqua-dan-Suomi-NPP-serta.jpg)