Berita Aceh Tamiang
Hotel belum Pulih, Pengunjung ke Aceh Tamiang Beralih ‘Nginap’ di Kos
Industri perhotelan di Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih pascabanjir bandang November 2025 yang merusak banyak fasilitas.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Industri perhotelan di Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih pascabanjir bandang November 2025 yang merusak banyak fasilitas.
- Akibat keterbatasan hotel, banyak pengunjung termasuk relawan dan pejabat memilih tinggal di kos karena lebih murah dan tersedia.
- Meski beberapa hotel sudah beroperasi kembali, okupansi tinggi justru didominasi tamu dari instansi pemerintah dan lembaga internasional.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Industri perhotelan di Aceh Tamiang belum sepenuhnya pulih pascabanjir bandang melanda pada 26 November 2025.
Bencana yang disebabkan badai siklon hidrometeorologi itu meninggalkan kerusakan yang sangat parah di sejumlah perhotelan.
Praktis,kondisi ini membuat para pegiat bisnis perhotelan membutuhkan waktu lama dan anggaran besar untuk memulihkan kembali tempat usahanya.
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Tamiang menyadari okupansi hotel pascabanjir justru meningkat drastis.
“Sektor pariwisata kita mengalami dampak luar biasa, bisa dikatakan lumpuh,” kata Kadis Parpora Aceh Tamiang, Muhammad Farij, Sabtu (2/5/2026).
Sebagian pengelola hotel saat ini sudah mulai bangkit, walau dengan kondisi sederhana.
Baca juga: Viral, Wisman India Ketahuan Bawa Barang Hotel di Ubud Bali, Kasus Diselesaikan Damai
Namun keberadaan hotel yang sudah aktif ini belum sebanding dengan tingkat kunjungan tamu.
“Pengunjung bergeser dari wisatawan ke relawan dan pejabat yang sedang menjalankan program pemulihan,” ungkapnya.
“Jadi sebenarnya angka kunjungan tetap tinggi, hanya saja hotel kita yang belum sepenuhnya ready,” beber Farij.
Pendapat ini dibenarkan Roni Faslah Sitakar, pengelola Hostel Cemerlang di Karangbaru, Aceh Tamiang.
Sejak pulih dari kerusakan banjir, hostel yang dikelolanya tidak pernah kosong.
“Bahkan kami sering terpaksa menolak tamu karena kamar selalu terisi,” kata Roni.
Padahal, kata dia, kondisi hostel yang dikelolanya masih butuh perbaikan, seperti pintu kamar mandi, lemari, dan item lainnya.
Baca juga: Keren! Asrama Haji Aceh Sediakan Kamar Setara Hotel Bintang 3 untuk Calon Jamaah Haji
hotel
hotel di Aceh Tamiang
bisnis hotel di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Jadup Belum Cair, Warga Ramai Jual Emas di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Jembatan Gantung Perintis Garuda Karya TNI di Aceh Tamiang Terpanjang di Indonesia |
|
|---|
| Anggota DPRA Ajak Guru Ngaji Menjadi Garda Terdepan Tangkis Gempuran Konten Negatif di Medsos |
|
|---|
| Tangkis Gempuran Medsos, Anggota Dewan Ajak Guru Mengaji sebagai Garda Terdepan |
|
|---|
| Imam Kampung Lubuksidup Aceh Tamiang Ikhlas Pinjamkan Kebunnya untuk Pembangunan Huntara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bisnis-hotel-di-Tamiang-mulai-pulih.jpg)