Berita Aceh Utara
Mahasiswi UMMAH Masuk 10 Besar Finalis Agam Inong Aceh Utara
pada malam puncak pemilihan, Saidul Qausar dan Mud Maina resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Aceh Utara 2026.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Mahasiswi UMMAH Bireuen, Cut Putriyani, berhasil masuk 10 besar finalis Duta Wisata Agam Inong Aceh Utara 2026.Pada ajang tersebut, Saidul Qausar dan Mud Maina dinobatkan sebagai Agam dan Inong Aceh Utara 2026.Kampus berharap mahasiswa dapat mempromosikan potensi wisata Aceh Utara, termasuk peninggalan Samudera Pasai, melalui inovasi digital.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Kampus Bireuen berhasil menorehkan prestasi dengan masuk 10 besar finalis ajang Duta Wisata Agam Inong Kabupaten Aceh Utara 2026.
Pemilihan Agam Inong Aceh Utara digelar pada Sabtu (2/5/2026) di Kantor Bupati Aceh Utara. Mahasiswi tersebut adalah Cut Putriyani, mahasiswa semester empat Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAH.
Humas UMMAH, Fohan Muzakir, M.Sos, Minggu (3/5/2026), menyampaikan bahwa pada malam puncak pemilihan, Saidul Qausar dan Mud Maina resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Aceh Utara 2026.
Sepuluh finalis Agam yang melaju ke tahap akhir yakni Fahrul Rosi, Ahmad Jailani, Muhammad Al-Faraby, Ryan Oryza, Shahibul Kautsar, Fazillah, Al-Munziri, TM Haikal Rusli, Hafiz Raiyan, dan Muammar Khadafi.
Sementara itu, sepuluh finalis Inong terdiri dari Mutmainnah, Vathia Najwa, Raudha Rachel Alysse, Renia Anjani, Raisa Amanda Putri, Nazikha Syal Shabilla, Cut Fauza Nella, Cut Putriyani, Asmaul Husna, dan Cut Isha Raudhatul.
Keikutsertaan Cut Putriyani dinilai menjadi bukti nyata peran aktif generasi muda kampus dalam mempromosikan potensi daerah.
Baca juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMAH Gandeng Polres Bireuen Bahas Etika Medsos
Rektor UMMAH, Dr. H. Muharrir Asy’ari, Lc., M.Ag, menyatakan dukungan penuh kepada para delegasi kampus yang mengikuti ajang tersebut. Ia berharap mahasiswa tidak hanya berkompetisi secara penampilan, tetapi juga menunjukkan wawasan luas mengenai pariwisata, kebudayaan, serta identitas daerah yang berlandaskan nilai-nilai Islami.
“Kami sangat bangga dengan keberanian mahasiswa UMMAH tampil di ajang bergengsi ini. Harapannya, mereka mampu menjadi representasi kampus yang cerdas, kreatif, dan mampu memperkenalkan potensi wisata Aceh Utara ke tingkat yang lebih luas,” ujarnya.
Seleksi ketat
Ia juga menekankan pentingnya inovasi di era digital. Para duta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan destinasi sejarah dan wisata alam Aceh Utara agar semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ajang Duta Wisata Agam Inong Aceh Utara 2026 kini memasuki tahapan seleksi ketat. Para peserta yang lolos nantinya akan mengemban peran sebagai mitra pemerintah daerah melalui Disporapar Aceh Utara dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Bumi Pase.
Partisipasi mahasiswa dalam ajang ini sejalan dengan visi UMMAH untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya masyarakat. (*)
Baca juga: 134 Siswa SMKN 1 Gandapura Bireuen Ikuti TOEIC, Ini Tujuannya
| HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara |
|
|---|
| Petani di Tanah Luas Sewa Excavator Untuk Bersihkan Saluran Irigasi, 6 Tahun Sawah tak Dialiri Air |
|
|---|
| Optimalkan Aset Negara, Lapas Lhoksukon Garap Lahan Tidur dengan Tanami Jagung, Libatkan WBP |
|
|---|
| Perempuan Muda yang Ditangkap Setelah Jual Sabu ke Dua Pria, Sudah Lama Jadi Bandar |
|
|---|
| Setelah Lima Bulan Lebih Menunggu, Penyintas Banjir di Aceh Utara Terima Dana Tunggu Hunian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Cut-Putriyani-mahasiswi-UMMAH-Bireuen-_.jpg)