Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Pembukaan Lahan Kebun Sawit Nyaris Picu Kebakaran di Aceh Tamiang

Titik api ini ditemukan petugas patroli di areal perkebunan kelapa sawit di Dusun Maju, Kampung Sekumur, Aceh Tamiang sekira pukul 16.30 WIB.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
KEBAKARAN LAHAN – Petugas bersama warga memadamkan titik api di lahan perkebunan kelapa sawit, Rabu (6/5/2026). Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar 
Ringkasan Berita:
  • Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar di Aceh Tamiang nyaris memicu kebakaran, titik api ditemukan di perkebunan sawit.
  • Api berasal dari tumpukan kayu sisa banjir bandang 2025 di lahan milik warga yang ingin dibersihkan untuk digunakan kembali.
  • Petugas dan warga berhasil memadamkan api, serta mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko tinggi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Aktivitas pembukaan lahan di Aceh Tamiang nyaris memicu kebakaran lahan, Rabu (6/5/2026) sore.

Titik api ini ditemukan petugas patroli di areal perkebunan kelapa sawit di Dusun Maju, Kampung Sekumur, Aceh Tamiang sekira pukul 16.30 WIB.

Kepala Pos Polisi Sekerak, Aiptu Bambang Sugeng, menerangkan patroli yang dilakukannya bersama personel berawal dari informasi aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

Material yang dibakar merupakan tumpukan kayu sisa banjir bandang yang menumpuk di areal perkebunan milik warga.

Dulunya areal ini merupakan perkebunan kelapa sawit yang hancur akibat banjir bandang akhir 2025.

“Titik api berada pada tumpukan kayu pascabanjir bandang, warga berniat membersihkan kayu ini karena ingin membuka lahan lagi,” kata Bambang.

Baca juga: RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Terapkan Pergub JKA, Pasien Desil 8 Dikenakan Biaya Mandiri

Dari pendataan diketahui titik api berada di lahan milik Jafaruddin (65) seluas dua hektare, Nurdin (45) satu hektare dan Zainuddin (55) dua hektare.

Keberadaan titik api ini langsung dipadamkan petugas dengan bantuan warga. Proses pemadaman menggunakan alat seadanya, sehingga dikhawatirkan api susulan akan muncul.

Bambang Sugeng mengingatkan warga tidak memakai pola membakar dalam membuka lahan perkebunan.

Tindakan ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran lahan karena Aceh Tamiang sedang dilanda suhu tinggi. Terlebih titik api hanya berjarak satu kilometer dari pemukiman warga. (mad)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved