Rabu, 6 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Sempat Dikomplain Warga, BPN Kembali Buka Pelayanan di Aceh Tamiang

“Kalau dulu memang dipindah ke Langsa, tapi sejak kemarin sudah normal lagi, semua layanan sudah di Aceh Tamiang,” kata Fahri.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali membuka pelayanan di Aceh Tamiang setelah sempat memindahkannya ke Langsa pascabanjir bandang. 

Ringkasan Berita:
  • BPN Aceh Tamiang kembali membuka pelayanan di daerah tersebut setelah sempat dipindahkan ke Langsa pascabanjir bandang akhir 2025.
  • Pemindahan dilakukan karena kantor BPN Aceh Tamiang rusak parah akibat banjir, namun warga menilai layanan terlalu lama berada di Langsa dan menyulitkan akses.
  • Warga seperti Zulkifli dan Yadi mengeluhkan jarak jauh ke Langsa serta menilai kondisi kantor BPN Aceh Tamiang sudah layak digunakan kembali.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali membuka pelayanan di Aceh Tamiang, setelah sempat memindahkannya ke Langsa pascabanjir bandang.

Pemindahan ini dilakukan akibat kantor BPN Aceh Tamiang rusak parah dihantam banjir akhir 2025.

Untuk alasan kelancaran pelayanan, BPN Aceh Tamiang memutuskan pindah sementara ke Langsa.

Namun, warga yang memiliki kepentingan merasa pemindahan layanan ini terlalu lama.

Kondisi masyarakat Aceh Tamiang saat ini belum sepenuhnya normal, sehingga tidak bisa ke Langsa kapan diperlukan.

“Ke sanakan butuh waktu dan ongkos, terlalu jauh,” kata Zulkifli, warga BTN Satelit Graha, Aceh Tamiang, Selasa (5/5/2026).

Zul kesal karena proses pemecahan surat waris yang sudah dilakukan Juli 2025 tak kunnjung selesai hingga kini.

Setiap dia datang ke kantor BPN Aceh Tamiang, selalu diarahkan ke Langsa.

Pemilihan Langsa ini sendiri dinilainya tidak tepat.

“Terlalu jauh, seharusnya kalaupun pindah ke Menyakpayed saja,” ungkapnya.

Yadi, warga Payabedi, Aceh Tamiang menambahkan Keputusan pindah layanan ini sudah terlalu lama dan sudah tidak beralasan.

Sebab kata dia, kondisi kantor BPN Aceh Tamiang sudah jauh lebih baik.

“Finger print pun sudah ada, jadi tidak ada alasan mereka tetap di Langsa,” kata dia.

Baca juga: Tiga Aset Wakaf di Abdya Resmi Bersertifikat, Kemenag, Kejari dan BPN Perkuat Kepastian Hukum

Pelayanan Kembali Normal

Kepala BPN Aceh Tamiang, Evan Rahmaini tidak menjawab telepon ketika dikonfirmasi pada Selasa (5/5/2026) siang.

Namun seorang staf, Fahri Ketika ditemui di kantornya memastikan layanan sudah kembali normal sejak kemarin.

“Kalau dulu memang dipindah ke Langsa, tapi sejak kemarin sudah normal lagi, semua layanan sudah di Aceh Tamiang,” kata Fahri. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved