Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

FDP Kirim 6 Dai ke Perbatasan Aceh Singkil, Perkuat Pembinaan Mualaf dan Syiar Islam

Langkah ini tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi bagian dari misi besar pembinaan keagamaan di kawasan yang

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
DAI PERBATASAN - Upaya penguatan dakwah di wilayah perbatasan kembali dilakukan oleh Forum Dakwah Perbatasan (FDP) dengan mengirim enam dai ke sejumlah gampong di Kabupaten Aceh Singkil.  

Selama ini, FDP telah dikenal sebagai salah satu lembaga yang konsisten mengirim dai ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), termasuk kawasan perbatasan Aceh.

Program pengiriman dai bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi dakwah berbasis kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Kompak, Dai Perbatasan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid di Singkil

Kehadiran dai FDP terbukti mampu menghidupkan kembali fungsi masjid, meningkatkan literasi Al-Qur’an, serta membangun kesadaran keagamaan masyarakat.

Tidak sedikit pula dai yang berhasil mencetak kader-kader muda yang kemudian melanjutkan estafet dakwah di daerahnya.

Koordinator FDP Wilayah Aceh Singkil, Ustaz Muchlis Pohan, turut serta menyerahterimakan para dai yang akan bertugas kepada unsur Muspika Danau Paris sebagai bentuk sinergi antara lembaga dakwah dan pemerintah setempat.

Langkah ini menunjukkan bahwa dakwah di wilayah perbatasan bukan hanya tugas individu atau kelompok tertentu. 

Tetapi menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Dengan pengiriman enam dai ini, FDP kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di garis terdepan dakwah, memastikan bahwa cahaya Islam tetap menyinari hingga ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

Baca juga: Cegah Pengaruh Misionaris, Pemerintah Aceh Perkuat Peran Dai Perbatasan Pascabencana

FDP terus memperkuat perannya sebagai lembaga sosial-keagamaan yang fokus menjaga akidah umat Islam di wilayah perbatasan.

Sejak mulai berkiprah pada 2015, FDP telah menjalankan berbagai program pembinaan di sejumlah daerah seperti Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, hingga Aceh Tamiang.

Beragam program strategis dijalankan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Di antaranya pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak perbatasan, mulai dari tingkat pesantren, perguruan tinggi hingga pascasarjana, pembangunan masjid dan musalla di daerah terpencil, layanan pengobatan massal, pembangunan rumah duafa, hingga pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha tanpa riba.

Selain itu, FDP juga aktif menempatkan dai di pedalaman, menyalurkan hewan kurban, serta mengembangkan sekolah kader dai sebagai upaya keberlanjutan dakwah. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved