MT Gadu 2026
Musyawarah Turun Sawah, Abdya Targetkan Tanam 7.153 Hektare
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan Musyawarah Turun ke Sawah Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2026 di halaman
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Masrian Mizani | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan Musyawarah Turun ke Sawah Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pertanian setempat, Kamis (7/5/2025).
Musyawarah tersebut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Kepala Dinas Pertanian Abdya Hendri Yadi, para kepala SKPK, camat, keuchik, organisasi tani, Hub Keujruen, serta Keujruen Blang.
Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi, mengatakan musyawarah ini bertujuan mengatur dan menetapkan jadwal tanam secara serentak, sekaligus menerima masukan dan pandangan dari para keujruen serta berbagai pihak yang terlibat di sektor pertanian.
“Musyawarah ini kita laksanakan untuk menetapkan pola tanam yang sesuai untuk musim tanam tertentu, seperti musim tanam gadu ini,” kata Hendri.
Baca juga: Sawah di Marlempang Masih Tertimbun Lumpur Kering, Warga Alih Profesi Jadi Perajin Sapu Lidi
Ia menyebutkan, jadwal turun ke sawah pada MT Gadu 2026 di Abdya dimulai sejak Maret hingga Agustus 2026. Pada minggu pertama hingga keempat Maret, petani mulai melaksanakan Kenduri Ulee Lhueng dan pembersihan tali air. Selanjutnya, pada minggu pertama hingga keempat April dilakukan pengolahan tanah.
Kemudian, pada minggu kedua April hingga minggu keempat Mei dilaksanakan penyemaian benih. Penanaman dimulai pada minggu pertama Mei hingga minggu keempat Juni. Pemeliharaan tanaman berlangsung sejak minggu pertama Juni hingga minggu ketiga Juli, dan panen raya direncanakan berlangsung pada minggu pertama hingga keempat Agustus 2026.
Baca juga: Distanpan Abdya Perkirakan Hasil Panen pada MT Gadu 2025 Mencapai 50 Ribu Ton
Pada MT Gadu 2026, petani Abdya menanam padi varietas Inpari 32 dengan luas tanam mencapai 7.153 hektare yang tersebar di sembilan kecamatan.
“Insya Allah, Abdya akan tetap menjadi daerah penyangga pangan di pantai barat selatan Aceh. Kami berharap petani tetap semangat dan terus menjadi garda terdepan dalam swasembada pangan,” pungkas Hendri. (*)
| Trump Ngamuk ke Netanyahu? Telepon Panas Ungkap Ketegangan AS-Israel Saat Perundingan Damai Iran |
|
|---|
| UPDATE Harga Emas Per Mayam di Aceh 2 Juni 2026: Banda Aceh Naik Tipis, Langsa & Lhokseumawe Stagnan |
|
|---|
| Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat NIK KTP |
|
|---|
| Mina Antara Nafar Awal dan Tsany, Ini Penjelasan Pimpinan KBIHU Raudhatul Qur’an Aceh Besar |
|
|---|
| Update Hari ke-95 Perang Iran: Trump Turun Tangan, Iran Ancam Hentikan Negosiasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-mulai-panen-padi-di-abdya_2025.jpg)