Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Dinas Pangan Aceh Kembali Bantu Ongkos Angkut Minyak Goreng Curah dan Gula Konsumsi dari Sumut

Salah satu upaya pemerintah dengan membantu ongkos angkut bahan pangan dari Sumatera Utara (Sumut)

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Subur Dani
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
Yuni Saputi, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan pada Dinas Pangan Aceh meninjau truk tangki pengangkut minyak goreng curah ke gudang off taker di Lampaseh, Selasa (12/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan kembali membantu ongkos angkut bahan pokok dari Sumatera Utara menjelang Idul Adha 1447 H.
  • Bantuan ini mencakup 57 ton minyak goreng curah dan 99,5 ton gula konsumsi yang didistribusikan ke Pasar Induk Lambaro dan Pasar Al Mahirah.
  • Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Aceh.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Jelang perayaan lebaran Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan kembali memastikan pasokan kebutuhan pokok aman di Aceh, terutama saat meugang.

Salah satu upaya pemerintah dengan membantu ongkos angkut bahan pangan dari Sumatera Utara (Sumut) untuk dipasok ke sejumlah off taker atau pedagang di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar dan Pasar Al Mahirah, Banda Aceh.

Baca juga: Dinas Pangan Aceh Gelar Pasar Murah di Mibo, Darwati A Gani Turut Memantau

Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra mengatakan bahwa program ini bagian dari upaya pihaknya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di pasaran.

Ada dua jenis barang yang dibantu ongkos angkut yaitu 57 ton minyak goreng curah dan 99,5 ton gula konsumsi. 

"Ini baru pertama kali kita memfasilitasi distribusi minyak goreng curah," kata Surya didampingi Yuni Saputi, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: VIDEO - Aliansi Rakyat Aceh Dirikan Posko Perjuangan di Kantor Gubernur, Pergub JKA Belum Dicabut

Yuni menambahkan bahwa pengangkutan minyak goreng curah dilakukan setiap hari dari Senin (11/5/2026) hingga Kamis (14/5/2026).

Hal ini sebabkan adanya pembatasan kendaraan yang melewati jembatan Kuta Blang, Bireuen. Setiap truk yang melintas jembatan tidak boleh membawa beban lebih 30 ton.

"Rata-rata truk yang lewat bermuatan 18 ton. Kemarin masuk satu truk, dan siang ini ada satu truk lagi yang masuk," terang Yuni.

Baca juga: CJH Asal Lhokseumawe Bertambah Jadi 140 Orang, Ini Jadwal Keberangkatan

Setiba di Banda Aceh dan Aceh Besar, minyak goreng curah dan gula konsumsi langsung didistribusikan ke sejumlah off taker. 

"Kita berharap masyarakat tidak perlu panik soal persediaan barang dan harga. Kita terus berupaya untuk menjaga pasokan dan harganya di pasaran," ujarnya.

Dalam menyukseskan pendistribusian bahan pangan ini, Dinas Pangan mengandeng Dirreskrimsus Polda Aceh.(*)

Baca juga: Dekranasda Aceh Barat Dorong Pelajar Kembangkan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved