Jumat, 15 Mei 2026

Info Haji 2026

2 Jamaah Haji Kloter 9 Asal Aceh Selatan Gagal Berangkat karena Sakit, Kini Dirujuk ke RSUDZA

Dalam manifest awal, Kloter 9 seharusnya diisi oleh 393 jamaah. Tapi Kemarin hanya 391 yang bertolak ke tanah suci.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
PESAWAT HAJI - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah kloter 9 saat akan take off dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara King Abdulaziz, di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (14/5/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam manifest awal, Kloter 9 seharusnya diisi oleh 393 jamaah. Tapi Kemarin hanya 391 yang bertolak ke tanah suci.
  • Saat tiba di asrama, hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya harus mendapatkan penanganan medis.
  • Akhirnya, dua jamaah tersebut, Muhammad Waita dan Ilyas Nanyek Muhammad, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWW.COM, BANDA ACEH - Tepat pukul 17.25 WIB kemarin, Kamis (14/5/2026) sore, pesawat Garuda Indonesia dengan logo SkyTeam take off dari landasan pacu Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara King Abdulaziz, di Jeddah, Arab Saudi.

Pesawat tersebut membawa 391 jamaah haji Aceh yang tergabung dalam Kloter 9 asal AcehSelan, Aceh Jaya dan Nagan Raya. 

Namun, ada dua jamaah dari kloter ini ditunda keberangkatannya karena kondisi kesehatan yang menurun.

Dalam manifest awal, Kloter 9 seharusnya diisi oleh 393 jamaah. Tapi Kemarin hanya 391 yang bertolak ke tanah suci.

Pada Rabu (13/5/2026) malam, saat memasuki Asrama Haji Aceh, dua jamaah asal Aceh Selatan diketahui mengalami penurunan kondisi kesehatan. 

Baca juga: Bupati Mirwan Lepas Kloter 9, Jamaah Haji Diminta Jaga Kesehatan dan Kekompakan 

Sebelumnya, mereka memang baru saja menempuh perjalanan darat dari Tapaktuan menuju Banda Aceh.

Saat tiba di asrama, hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya harus mendapatkan penanganan medis. 

Akhirnya, dua jamaah tersebut, Muhammad Waita dan Ilyas Nanyek Muhammad, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).

Kemarin, saat rekan-rekan satu kloternya meninggalkan Aceh, kedua jamaah ini masih menjalani penanganan medis.

Informasi tersebut disampaikan oleh Afrizal, Kepala Bidang Dokumen PPIH Embarkasi Banda Aceh dalam ketanannya kepada awak media, Kamis (14/5/2026). 

Ia mengatakan, dua jamaah tersebut terpaksa dirujuk ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun.

Sebelumnya, satu jamaah dari Kloter 4 juga ditunda keberangkatannya dan dirujuk ke RSUDZA, karena mengalami penurunan kesehatan sesaat setelah tiba di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh.

Saat ini, secara keseluruhan terdapat delapan open seat dari Embarkasi Aceh. Tiga jamaah dirujuk ke RSUDZA saat masuk asrama haji, sedangkan lima jamaah lainnya ditunda keberangkatannya sebelum masuk asrama, karena meninggal dunia dan sakit parah. Sehingga tidak memungkinkan lagi digantikan oleh jamaah lain dalam waktu yang tersisa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved