Jumat, 15 Mei 2026

Berita Bireuen

Sistem Buka Tutup Jembatan Kutablang Bireuen Kini Lebih Lama 1 Jam per Arah, Antrean Kendaraan Padat

“Jika buka tutup hanya 30 menit, kendaraan yang melintas sedikit, lalu ditutup kembali. Akibatnya antrean di belakang semakin panjang,” jelasnya.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
ANTREAN KENDARAAN - Antrean panjang kendaraan dari arah timur di dekat jembatan Kutablang Bireuen, Kamis (14/5/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kini menerapkan sistem buka tutup selama satu jam untuk setiap arah kendaraan.
  • Kebijakan tersebut diberlakukan setelah evaluasi lapangan dan koordinasi dengan instansi terkait.
  • Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani melalui Kasat Lantas, AKP Irwansyah Nasution, Jumat (15/5/2026), menjelaskan bahwa durasi satu jam dipilih karena sistem buka tutup selama 30 menit dinilai tidak efektif dan justru menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kini menerapkan sistem buka tutup selama satu jam untuk setiap arah kendaraan.

Kebijakan tersebut diberlakukan setelah evaluasi lapangan dan koordinasi dengan instansi terkait.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani melalui Kasat Lantas, AKP Irwansyah Nasution, Jumat (15/5/2026), menjelaskan bahwa durasi satu jam dipilih karena sistem buka tutup selama 30 menit dinilai tidak efektif dan justru menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang.

Menurutnya, dalam waktu 30 menit hanya sekitar 10 hingga 20 kendaraan yang dapat melintas.

Hal itu disebabkan kondisi jembatan baili yang mengharuskan kendaraan bergerak perlahan, terutama dari arah timur saat menanjak ke jembatan.

Selain kondisi jembatan yang sempit dan rusak, banyaknya kendaraan roda dua yang melintas dari dua arah juga membuat arus kendaraan harus lebih berhati-hati agar tidak terjadi senggolan.

Petugas juga memberlakukan aturan khusus bagi kendaraan besar seperti truk tronton, truk tangki, dan truk pengangkut CPO.

 Saat kendaraan besar melintas, kendaraan lain tidak diizinkan naik ke jembatan demi menjaga kondisi jembatan agar tidak cepat rusak.

Setelah kendaraan besar selesai melintas, barulah kendaraan lain diperbolehkan naik ke jembatan.

“Jika buka tutup hanya 30 menit, kendaraan yang melintas sedikit, lalu ditutup kembali. Akibatnya antrean di belakang semakin panjang,” jelasnya.

Baca juga: Pembangunan Jembatan Kutablang Capai 46 Persen, Kini Pengecoran Pile Cap Pilar 2, Ini Target Selesai

Hasil koordinasi terbaru memutuskan sistem buka tutup selama satu jam tetap diberlakukan agar seluruh kendaraan dari satu arah dapat melintas lebih optimal sebelum arus kembali ditutup.

Meski demikian, pihak kepolisian mengakui masih ada pengendara yang keluar jalur dan menerobos antrean, terutama dari arah timur.

Untuk mengatasi hal tersebut, polisi telah meminta Dinas Perhubungan menambah sekitar 30 unit water barrier yang akan dipasang berjajar hingga lebih dari 100 meter agar pengendara tidak bisa melawan arus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved