Berita Aceh Utara
Banjir yang Merendam Dua Kecamatan di Aceh Utara Mulai Surut, Warga: Kami Was-was Kalau Mendung
Banjir yang sempat merendam sejumlah gampong di Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, mulai berangsur surut
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Banjir yang sempat merendam sejumlah gampong di Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, mulai berangsur surut, Kamis (14/5/2026) malam.
Meski demikian, warga mengaku masih diliputi rasa was-was setiap kali cuaca mendung karena khawatir debit air kembali meningkat dan merendam permukiman mereka.
Kekhawatiran itu disampaikan Keuchik Gampong Kumbang LT, Zulkhairi.
Ia mengatakan masyarakat kini hidup dalam bayang-bayang banjir susulan, terutama karena tanggul Sungai Peuto yang jebol beberapa tahun lalu hingga kini belum diperbaiki secara menyeluruh.
“Warga sekarang merasa was-was kalau cuaca mulai mendung. Begitu hujan turun dan volume air bertambah, air langsung masuk ke rumah-rumah warga karena tanggul Sungai Peuto yang jebol di sejumlah titik belum diperbaiki,” ujar Zulkhairi kepada serambinews.com, Jumat (15/5/2026).
Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara, khususnya Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu.
Luapan Krueng Keureuto dan Krueng Pirak mengakibatkan rumah penduduk, jalan desa, hingga area persawahan masyarakat terendam air.
Baca juga: Bupati Aceh Utara Berharap Bantuan Jadup untuk Penyintas Banjir Bisa Cair Sebelum Idul Adha
Di sejumlah lokasi, ketinggian air di dalam rumah warga mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Aktivitas masyarakat pun sempat terganggu akibat genangan yang menutup akses jalan dan lingkungan permukiman.
Berdasarkan pantauan di lapangan, empat gampong di Kecamatan Matangkuli yang terdampak banjir yakni Gampong Pante Pirak, Lawang, Matang Munye, dan Leubuk Pirak.
Sementara di Kecamatan Pirak Timu, banjir merendam Gampong Meunye Tujoh, Teupin U, Ceumeucet, Leupe, Krueng Pirak, Matang Keh, Meunasah Leupe, serta Rayeuk Pange.
Selain permukiman warga, banjir juga merendam lingkungan Dayah Nurul Iman di Kecamatan Pirak Timu.
Genangan air setinggi 30 hingga 40 sentimeter terlihat menutupi badan jalan serta halaman dayah dan rumah warga di sekitarnya.
Pimpinan Dayah Nurul Iman sekaligus MPU Kecamatan Pirak Timu, Tgk Abd Majid H Amin, mengatakan banjir di wilayah tersebut memang kerap terjadi ketika curah hujan tinggi mengguyur kawasan hulu.
Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 15 Mei 2026: Lhokseumawe Turun, Langsa & Aceh Timur Kokoh di Rp8 Jutaan
“Air mulai naik sejak hujan deras turun. Saat ini ketinggian air mencapai sekitar setengah lutut orang dewasa. Aktivitas santri dan masyarakat sedikit terganggu, tetapi masih dalam kondisi terkendali,” ujarnya.
| Tim Basket Aceh Utara Cetak Sejarah, Lolos Perdana ke PORA 2026 Usai Tekuk Lhokseumawe |
|
|---|
| Revan Putra Aceh Utara jadi Satu-Satunya Wakil Aceh di Pre TC Timnas Futsal U-17 |
|
|---|
| Berharap Bantuan Jadup Cair Sebelum Idul Adha Untuk Korban Banjir di Aceh Utara |
|
|---|
| PD PERPAMSI Aceh Dorong Penerapan Tata Kelola Baik di Perumdam, Gandeng BPKP Untuk Pendampingan |
|
|---|
| Bupati Aceh Utara Berharap Bantuan Jadup untuk Penyintas Banjir Bisa Cair Sebelum Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-yang-melanda-dua-kecamatan-di-aceh-utara-mulai-surut_mei-2026.jpg)