Senin, 18 Mei 2026

Info Haji Aceh

1 Jamaah Haji Masih Dirawat di RSUDZA, Petugas Sita 100 Slop Rokok Jamaah

Petugas Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, temukan dan menyita 100 slop rokok yang ditemukan di dalam koper jamaah haji Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mufti
Meta AI
Ilustrasi jamaah haji Aceh - Jamaah haji Indonesia 

Ringkasan Berita:
  • Seorang jamaah haji asal Aceh Selatan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh akibat kondisi kesehatan yang menurun
  • Kloter 14 dijadwalkan masuk asrama haji pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 05.40 WIB
  • Petugas Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menemukan dan menyita 100 slop rokok yang ditemukan di dalam koper jamaah haji Indonesia

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang jamaah haji asal Aceh Selatan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Jamaah atas nama Ilyas Nanyek Muhammad berusia 88 tahun tersebut tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Aceh. Seharusnya ia sudah diberangkatkan ke Tanah Suci bersama rombongannya pada Kamis (14/5/2026) lalu, namun keberangkatan terpaksa ditunda karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan.

Sementara itu, satu jamaah lain asal Aceh Selatan, Muhammad Waita (65), yang juga sempat menjalani perawatan, kini sudah diberangkatkan ke Arab Saudi pada kloter berikutnya setelah kondisi kesehatannya membaik.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi jamaah yang masih sakit. Menurutnya, jamaah tersebut masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada Kloter 14 yang merupakan kloter terakhir Embarkasi Aceh.

“Kloter 14 dijadwalkan masuk asrama haji pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 05.40 WIB, sekaligus menutup proses pemberangkatan” kata Arijal didampingi Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin.

Selain itu, satu jamaah lainnya yang sebelumnya sempat dirawat, yakni Sakum Muhammadin Abdullah (75), asal Aceh Tenggara yang tergabung dalam Kloter 7, kini telah dipulangkan ke daerah asalnya oleh keluarga.

Sakum sebelumnya sempat dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, pihak keluarga memutuskan untuk memulangkannya dan menunda keberangkatan haji tahun ini.

Sementara itu, di Arab Saudi sebelumnya tercatat enam jamaah haji asal Aceh sempat menjalani perawatan. Namun saat ini tiga jamaah sudah diperbolehkan kembali ke hotel, sehingga tersisa tiga jamaah lagi yang masih dirawat.

Dua jamaah yang masih dirawat berasal dari Kloter 2 dan satu jamaah dari Kloter 1.

Arijal menjelaskan, saat ini aktivitas jamaah haji Aceh di Tanah Suci lebih difokuskan pada pelaksanaan umrah wajib dan bimbingan ibadah menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Menurutnya, jamaah juga mendapatkan pemantapan manasik di hotel masing-masing. Bahkan, ulama kharismatik Aceh, Abu Paya Pasi, yang juga Imam Besar Masjid Raya Baiturahman turut memberikan bimbingan ibadah kepada jamaah.

PPIH juga mengimbau jamaah agar tidak terlalu banyak melakukan wisata religi karena cuaca di Arab Saudi saat ini cukup panas. “Jamaah, khususnya lansia, diminta menjaga kondisi fisik agar tetap sehat menjelang puncak ibadah haji,” katanya.

Sementara itu, Kloter 12 Embarkasi Aceh yang terdiri atas jamaah asal Banda Aceh, Aceh Barat Daya, Aceh Singkil, Subulussalam, Simeulue, Langsa, Aceh Selatan, dan Aceh Jaya, telah diberangkatkan ke Tanah Suci pada Senin, (18/5/2026) dini hari pukul 01.40 WIB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar menuju Bandara King Abdul Aziz di Jeddah.(mun)

Petugas Sita 100 Slop Rokok di Koper Jamaah Haji Indonesia

Petugas Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menemukan dan menyita 100 slop rokok yang ditemukan di dalam koper jamaah haji Indonesia, Sabtu (16/5/2026) dini hari. 

Temuan ini terdeteksi ketika koper jamaah melewati pemindai x-ray di bandara yang ditindaklanjuti oleh petugas dengan membongkar koper tersebut. "Ya, salah satu kejadian yang menonjol tadi malam, dini hari, ada koper jamaah kita yang dibongkar oleh petugas X-ray di Custom karena ditemukan ada barang-barang yang terlarang," ungkap Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir di Jeddah, Minggu (17/5/2026). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved