Berita Aceh Tamiang
Jembatan Gantung Tamiang Terpanjang di Indonesia
Di daerah ini puluhan tahun belum ada akses jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 240 meter dengan kapasitas beban hingga 400 kilogram
Ringkasan Berita:
- Di daerah ini puluhan tahun belum ada akses jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 240 meter dengan kapasitas beban hingga 400 kilogram.
- Infrastruktur vital itu kini berdiri kokoh di pedalaman Kabupaten Aceh Tamiang. Jembatan Gantung Perintis Garuda resmi menghubungkan Kampung Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai
- Sebelum adanya jembatan ini, warga dan anak sekolah harus menggunakan perahu kayu atau menempuh jalur darat memutar selama 1 hingga 2 jam
Di daerah ini puluhan tahun belum ada akses jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 240 meter dengan kapasitas beban hingga 400 kilogram. Ini adalah solusi nyata bagi keselamatan dan ekonomi rakyat. ALI IMRAN, Danrem Lilawangsa
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Infrastruktur vital itu kini berdiri kokoh di pedalaman Kabupaten Aceh Tamiang. Jembatan Gantung Perintis Garuda resmi menghubungkan Kampung Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, setelah puluhan tahun warga setempat mendambakannya.
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran kepada Serambi, Selasa (19/5/2026), menyatakan, jembatan sepanjang 240 meter ini merupakan jembatan gantung terpanjang di seluruh Indonesia. Pembangunannya merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto pascabencana banjir di Aceh.
"Di daerah ini puluhan tahun belum ada akses jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 240 meter dengan kapasitas beban hingga 400 kilogram. Ini adalah solusi nyata bagi keselamatan dan ekonomi rakyat," ujar Brigjen Ali Imran.
Sebelum adanya jembatan ini, warga dan anak sekolah harus menggunakan perahu kayu atau menempuh jalur darat memutar selama 1 hingga 2 jam. Kini, mobilitas antar kampung hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.
Lutvia Monisa (12), seorang murid MIN 7 Aceh Tamiang, mengungkapkan rasa syukurnya. "Sekarang ke sekolah lebih mudah, tidak perlu naik boat lagi. Terima kasih TNI dan Pak Presiden sudah membangun jembatan untuk kami," ungkapnya haru.
Pembangunan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto melalui TNI Angkatan Darat sebagai solusi bagi warga yang selama puluhan tahun terisolasi, dan harus bertaruh nyawa menggunakan perahu kayu atau memutar jalan hingga 2 jam perjalanan.
Pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, di jajaran Korem 011/Lilawangsa menargetkan 252 titik jembatan. Hingga saat ini, 108 jembatan sudah rampung 100 persen. Di mana mencakup jenis jembatan Bailey, Aramco, jembatan gantung, hingga jembatan beton. Sisanya masih dalam proses pengerjaan dan perencanaan demi memastikan seluruh pelosok Aceh terkoneksi dengan baik.
Saat ini TNI AD berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di pedalaman Aceh Tamiang. Membentang sepanjang 240 meter di atas sungai yang menghubungkan Kampung Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai. Sarana umum ini sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia.(zak)
Jembatan Gantung Tamiang Terpanjang di Indonesia
Jembatan Gantung Tamiang
Brigjen TNI Ali Imran
Danrem Lilawangsa Ali Imran
Danrem Ali Imran
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Jadup Belum Cair, Warga Ramai Jual Emas di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Jembatan Gantung Perintis Garuda Karya TNI di Aceh Tamiang Terpanjang di Indonesia |
|
|---|
| Anggota DPRA Ajak Guru Ngaji Menjadi Garda Terdepan Tangkis Gempuran Konten Negatif di Medsos |
|
|---|
| Tangkis Gempuran Medsos, Anggota Dewan Ajak Guru Mengaji sebagai Garda Terdepan |
|
|---|
| Imam Kampung Lubuksidup Aceh Tamiang Ikhlas Pinjamkan Kebunnya untuk Pembangunan Huntara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jembatan-Gantung-Tamiang-Terpanjang-di-Indonesi.jpg)