Kamis, 21 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Pohon Miring di Jalan Nasional Aceh Tamiang Ancam Pengendara & Rumah Warga

Dari pantauan di lokasi, batang pohon terlihat miring dan condong ke arah badan jalan, cabang-cabangnya menjulur hingga mendekati jaringan kabel

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Rahmad Wiguna
RAWAN – Kondisi pohon di jalan nasional kawasan Aceh Tamiang rawan tumbang mengancam keselamatan pengendara maupun penduduk sekitar, Rabu (20/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Satu pohon besar di jalan lintas Banda Aceh–Medan, Dusun Tualang, Aceh Tamiang, dinilai rawan tumbang karena batangnya miring ke badan jalan dan cabangnya mendekati kabel listrik.
  • Warga khawatir pohon itu membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan dan angin kencang, karena ranting lapuk sering jatuh dan kerap terserempet kendaraan besar.
  • Hingga kini belum ada penanganan dari instansi terkait, sehingga warga meminta pemerintah segera melakukan pemangkasan atau pengecekan sebelum ada korban.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Satu batang pohon berukuran besar di jalan lintas Banda Aceh - Medan, Dusun Tualang, Kampung Sungailiput, Kecamatan Kejuruanmuda, Aceh Tamiang, rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

Pohon tersebut berada sekira 150 meter dari jembatan kuning Bukitrata atau areal lahan jagung TNI.

Dari pantauan di lokasi, batang pohon terlihat miring dan condong ke arah badan jalan, cabang-cabangnya menjulur hingga mendekati jaringan kabel listrik di pinggir jalan nasional tersebut.

Sejumlah ranting tampak rapuh dan menggantung di atas jalur kendaraan yang setiap hari dipadati arus transportasi antarprovinsi.

Kondisi itu memicu kekhawatiran warga sekitar karena pohon dinilai berpotensi tumbang sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Selain mengancam pengguna jalan, pohon tersebut juga berada tidak jauh dari pemukiman warga.

Baca juga: Gedung Sekolah belum Normal, Sebagian Murid di Aceh Tamiang Belajar Pakai Meja Lipat

Kepala Dusun Tualang, Syafrizal, mengatakan warga sudah lama merasa cemas atas kondisi pohon yang semakin membahayakan.

Menurutnya, ranting-ranting lapuk dari pohon itu kerap jatuh ke badan jalan dan nyaris mengenai pengendara.

“Ranting-ranting yang lapuk ini sering jatuh ke badan jalan dan sangat membahayakan pengendara yang melintas, terutama pengendara sepeda motor.

Sudah beberapa kali ranting patah saat cuaca panas maupun setelah hujan,” kata Syafrizal.

Ia menjelaskan, posisi pohon yang terus condong ke arah jalan membuat warga khawatir terjadi kecelakaan, terlebih cabang pohon sudah mendekati kabel listrik di pinggir jalan lintas nasional tersebut.

“Kalau hujan deras disertai angin kencang, warga sekitar selalu was-was. Cabang yang panjang itu sudah nyaris menyentuh kabel listrik. Kami takut sewaktu-waktu bisa patah atau pohonnya tumbang,” tambahnya.

Baca juga: Jadup Belum Cair, Warga Ramai Jual Emas di Aceh Tamiang

Menurut Syafrizal, pohon tersebut juga kerap terserempet kendaraan bertonase besar seperti truk angkutan barang dan mobil peti kemas yang melintas dari arah Banda Aceh menuju Medan maupun sebaliknya.

“Setiap hari kendaraan besar lewat di sini. Kadang bagian ranting dan cabang kena gesek truk karena posisinya sudah terlalu menjorok ke badan jalan. Itu yang membuat kondisi pohon semakin rawan,” katanya.

Hingga kini belum terlihat adanya penanganan maupun pemangkasan oleh instansi terkait.

Warga berharap pemerintah segera melakukan pengecekan lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

“Kami berharap ada tindakan cepat dari instansi terkait, minimal memangkas ranting yang sudah lapuk dan berbahaya. Jangan tunggu ada korban baru ditangani,” ucap Syafrizal. (mad)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved