Senin, 25 Mei 2026

Info Aceh Tengah

Imigrasi Takengon Perketat Pengawasan Orang Asing, Tim PORA Jadi Garda Terdepan

Imigrasi Takengon memperketat pengawasan WNA di Aceh Tengah melalui Rakor Tim PORA 2026 yang dihadiri Bupati Haili Yoga dan unsur Forkopimda.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
RAKOR TIM PORA - Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga, MSi bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon, Teuku Teguh Abdi, dan unsur Forkopimda, foto bersama usai Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026, di Hotel Gayo Petro, Takengon, Jumat (22/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Imigrasi Takengon memperketat pengawasan WNA di Aceh Tengah melalui Rapat Koordinasi Tim PORA 2026 yang dihadiri Bupati Haili Yoga dan unsur Forkopimda.
  • Kepala Imigrasi menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menindak pelanggaran keimigrasian, seiring meningkatnya investasi kopi Gayo dan pariwisata.
  • Bupati mengingatkan pentingnya tertib administrasi bagi pendatang domestik, serta berharap pengawasan terpadu menjaga keamanan sekaligus mendukung iklim investasi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Kantor Imigrasi Takengon memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Kabupaten Aceh Tengah melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Tahun 2026.

Rapat yang berlangsung di Hotel Gayo Petro, Takengon, Jumat (22/5/2026), dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs Haili Yoga, MSi, dan dihadiri unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, serta instansi vertikal terkait.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Takengon, Teuku Teguh Abdi menegaskan, bahwa meningkatnya investasi Kopi Gayo dan sektor pariwisata membawa dampak positif bagi ekonomi daerah, namun juga berpotensi meningkatkan mobilitas orang asing. 

Oleh karena itu, pengawasan tidak bisa dilakukan oleh imigrasi semata, melainkan harus melibatkan kolaborasi lintas sektor dalam Tim PORA.

Ia menekankan komitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran keimigrasian maupun aktivitas WNA yang bertentangan dengan hukum.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga dalam arahannya mengingatkan, bahwa keberadaan WNA perlu diawasi secara optimal agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas keamanan. 

Baca juga: Imigrasi Takengon Gelar Operasi Wirawaspada, Perkuat Pengawasan WNA di Aceh Tengah–Bener Meriah

Ia meminta sinergi lintas sektor diperkuat, serta menekankan pentingnya tertib administrasi bagi penduduk pendatang domestik.

Menurutnya, masyarakat yang datang dari luar daerah dan tinggal di Aceh Tengah untuk bekerja harus segera mengurus identitas resmi seperti KTP, agar tidak menimbulkan masalah administratif.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada jajaran Imigrasi Takengon atas dedikasi mereka dalam menjaga pelayanan dan penegakan hukum keimigrasian. 

Ia berharap Tim PORA dapat menjalankan tugas pengawasan secara terukur, sehingga iklim investasi tetap kondusif tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Rapat Tim PORA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar-instansi dalam menghadapi tantangan mobilitas orang asing di Aceh Tengah

Dengan adanya pengawasan terpadu, diharapkan keberadaan WNA dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah tanpa menimbulkan masalah hukum maupun sosial.

Baca juga: Imigrasi Sabang Perkuat Pengawasan Orang Asing, Gelar Rapat Koordinasi Tim Pora Kecamatan Sukamakmue

Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Imigrasi dan aparat terkait untuk menjaga keseimbangan antara peluang investasi dan keamanan masyarakat. 

Dengan pengawasan yang ketat, Aceh Tengah diharapkan mampu mengelola potensi Kopi Gayo dan pariwisata secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa aktivitas WNA berjalan sesuai aturan yang berlaku.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved