Rabu, 27 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Larang Warga Dekati Sumur Bor Keluarkan Api dan Gas, Aparat Desa di Aceh Utara Pasang Spanduk

Langkah tersebut dilakukan karena lokasi kejadian mulai ramai didatangi warga dari berbagai daerah yang penasaran ingin melihat langsung fenomena itu.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Aparat Desa Blang Reubek
SPANDUK LARANGAN - Aparat desa memasang spanduk larangan dan garis pembatas di akses menuju lokasi sumur bor yang mengeluarkan semburan gas dan api di Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu (23/5/2026). 

Sebelumnya, sumur bor sedalam sekitar 90 meter itu dibuat untuk memenuhi kebutuhan air irigasi areal persawahan masyarakat di Desa Blang Rubek.

Namun saat proses pengeboran berlangsung, sumur tersebut tiba-tiba mengeluarkan pasir, kerikil, lumpur, dan gas yang kemudian memicu kobaran api setinggi lebih dari 50 meter.

Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga dan menyebabkan puluhan warga mengungsi ke rumah kerabat mereka di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Tanah Luas, Syamtalira Aron, dan kawasan Lhoksukon.

Hingga Sabtu sore, sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Sisa Penyintas Banjir di Aceh Utara Masih Diverifikasi untuk Pengusulan Bantuan Capai 35.757 Rumah

Namun, sebagian lainnya masih memilih bertahan di tempat pengungsian sambil menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari tim teknis terkait keamanan lokasi sumur bor tersebut. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved