Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Santri Dayah Samudera Pasai Madani Aceh Raih Dua Medali Emas di Ajang WYIE 2026 di Malaysia

Kompetisi inovasi internasional tersebut diikuti lebih dari 1.000 karya dari 17 negara, di antaranya Korea Selatan, Arab Saudi, Oman, Qatar, Taiwan.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Dayah Samudera Pasai Madani Aceh Besar kembali mengharumkan nama Aceh di tingkat internasional setelah dua tim riset santrinya berhasil meraih Gold Medal dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026, yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada 18-20 Mei 2026. 

Santri Dayah Samudera Pasai Madani Aceh Raih Dua Medali Emas di Ajang WYIE 2026 di Malaysia

SERAMBINEWS.COM, MALAYSIA - Dayah Samudera Pasai Madani Aceh Besar kembali mengharumkan nama Aceh di tingkat internasional setelah dua tim riset santrinya berhasil meraih Gold Medal dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026, yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada 18-20 Mei 2026.

Kompetisi inovasi internasional tersebut diikuti lebih dari 1.000 karya dari 17 negara, di antaranya Malaysia, Indonesia, China, Korea Selatan, Arab Saudi, Oman, Qatar, Thailand, Taiwan, Hong Kong, hingga Aljazair.

Prestasi membanggakan itu diraih oleh santri tingkat Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Samudera Pasai Madani melalui karya riset berbasis kearifan lokal Aceh yang dipadukan dengan inovasi sains modern.

Tim riset MA Samudera Pasai Madani meraih medali emas melalui inovasi berjudul “From Acehnese Local Wisdom to Global Innovation: Limbi-U, a Coconut Water-Based Non-Soy Sauce with Asam Sunti and Clove”.

Produk Limbi-U merupakan kecap non-kedelai berbahan dasar air kelapa yang dipadukan dengan asam sunti dan cengkih, dua komoditas khas Aceh yang diangkat menjadi identitas rasa sekaligus nilai budaya dalam inovasi tersebut.

Tim MA Dayah Samudera Pasai Madani terdiri atas Aisya Raihana P Darma, Nafis Zuhdi, Falisha Jeva, Arifah Fadila, Tiara Auliani, dan Afdalul Kausar.

Sementara itu, tim riset MTs Samudera Pasai Madani juga berhasil menyabet Gold Medal melalui karya bertajuk “Formulation of Nafatura Herbal Mouth Spray from Clove (Syzygium aromaticum) and Nutmeg (Myristica fragrans) Extracts with the Addition of Patchouli Oil as a Natural Flavor Binder”.

Inovasi NAFATURA Herbal Mouth Spray tersebut memanfaatkan bahan alami khas Aceh seperti cengkih, pala, dan minyak nilam sebagai produk kesehatan herbal modern.

Tim MTs Dayah Samudera Pasai Madani beranggotakan Khalid Assaidi, Syifa Khalilah Aini, Zaheer Ahmad Taufik, Hania Syakira Marva, Azzalea Rizqah, Syaira Nazeefa Wardani, dan Reiki Athaillah Arsy.

Keberhasilan tersebut menjadi lanjutan dari capaian para santri Dayah Samudera Pasai Madani yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti kompetisi internasional tersebut.

Pimpinan Dayah Samudera Pasai Madani, Ustadz Muhammad Fadhillah, Lc., M.Us., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para santri yang berhasil membawa nama Aceh ke panggung dunia.

“Akhirnya lelah yang dirasakan beberapa bulan untuk menghasilkan inovasi kini resmi terbayar indah dengan prestasi dunia,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa santri dayah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing dan berinovasi di bidang sains dan teknologi.

“Prestasi luar biasa ini adalah bukti nyata bahwa santri DSPM tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing, berinovasi, dan menjadi ilmuwan masa depan di panggung dunia,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved