Idul Adha
Harga Daging Meugang di Bireuen Bertahan, Harga Ikan Masih Normal
Harga daging pada meugang besar atau meugang kedua menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bireuen, Selasa (26/5/2026)
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Harga daging pada meugang besar atau meugang kedua menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bireuen, Selasa (26/5/2026), bertahan seperti hari meugang pertama, yakni berkisar Rp 180 ribu hingga Rp 190 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga tulang rusuk atau tulang iga mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Untuk harga ikan, seperti bandeng dan tongkol, masih tergolong normal.
Pada meugang kedua tersebut, tim Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen bersama jajaran Polres Bireuen turun langsung ke pasar daging guna memantau perkembangan harga. Pemantauan dilakukan menyusul informasi yang berkembang di masyarakat bahwa harga daging sempat disebut mencapai Rp 200 ribu per kilogram.
Baca juga: Pemkab Bireuen Gelar Pawai Takbiran Malam Ini, Ini Rutenya
Pantauan Serambinews.com di pasar daging Jalan Eks Kereta Api, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, para pedagang menjual daging dengan harga Rp 180 ribu hingga Rp 190 ribu per kilogram. Puluhan pedagang tampak melakukan penyembelihan sapi dan kawasan pasar dipadati warga yang berbelanja kebutuhan meugang.
Tim pemantau juga mewawancarai para pedagang serta menanyakan langsung harga jual daging di lapangan.
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen, Reza Fitria, usai melakukan pemantauan mengatakan, pada hari meugang pertama pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pedagang yang menjual daging seharga Rp 200 ribu per kilogram.
Namun, setelah dilakukan pengecekan, daging yang dijual dengan harga tersebut ternyata merupakan daging kerbau, bukan daging sapi atau lembu.
“Sedangkan harga daging lembu berkisar Rp 180 ribu sampai Rp 190 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia menjelaskan, harga daging lembu bervariasi tergantung jenis ternak. Daging lembu kampung atau lembu Aceh rata-rata dijual Rp 190 ribu per kilogram, sedangkan lembu Bali dan jenis peranakan lainnya umumnya dijual Rp 180 ribu per kilogram.
“Hasil pantauan harga Rp 200 ribu ternyata untuk daging kerbau, bukan daging lembu,” katanya.
Sementara itu, harga udang vaname berkisar Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Ikan bandeng dijual Rp 60 ribu per kilogram, naik dari harga biasanya Rp 50 ribu per kilogram, sedangkan ikan tongkol dijual Rp 45 ribu per kilogram.
“Harga ikan bandeng memang naik dari biasanya Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram untuk ukuran tiga ekor per kilogram,” jelasnya.
Jumlah konsumen yang membeli daging pada meugang kedua disebut berjalan normal. Lokasi pasar daging tampak ramai dipadati warga.
Jumlah pedagang yang terdata berjualan daging pada meugang pertama di kawasan eks Jalan Kereta Api hampir mencapai 100 orang.
Kondisi serupa juga terpantau di Pasar Induk Cureh, Bireuen. Harga daging di lokasi tersebut dijual berkisar Rp 180 ribu hingga Rp 190 ribu per kilogram.
Begitu pula di kawasan penjualan daging di Kecamatan Peusangan, Bireuen, yang berada di pinggir jalan dua jalur. Para pedagang membuka harga Rp 190 ribu per kilogram dan sebagian lainnya menjual Rp 180 ribu per kilogram.(*)
| Pemkab Bireuen Gelar Pawai Takbiran Malam Ini, Ini Rutenya |
|
|---|
| Medco Salurkan 34 Hewan Kurban untuk 24 Desa di Aceh Timur Sambut Idul Adha |
|
|---|
| IKNR Aceh Barat Sembelih 14 Ekor Hewan Kurban, Ribuan Warga Terima Daging |
|
|---|
| MTsN 1 Banda Aceh Sembelih Enam Hewan Kurban |
|
|---|
| SMA Negeri 9 Banda Aceh Sembelih 6 Sapi Kurban Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasar-7484i3.jpg)