Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Liga Mahasiswa Aceh Singkil Minta Program MBG Dievaluasi 

"Kami menilai anggaran akan lebih berdampak, jika difokuskan langsung pada perbaikan sistem pendidikan,” ujar Surya, Jumat (29/5/2026).

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil, Surya Padli. 
Ringkasan Berita:
  • Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Aceh Singkil meminta pemerintah mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG).
  • Program ini dinilai belum menjadi solusi utama peningkatan kualitas pendidikan dan berpotensi mengalihkan anggaran dari sektor pendidikan yang lebih mendesak.
  • Ketua LMND Surya Padli menekankan anggaran seharusnya difokuskan pada: perbaikan fasilitas sekolah, peningkatan kualitas guru, penyediaan buku dan teknologi pembelajaran, dan pemerataan akses pendidikan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kabupaten Aceh Singkil, memint Pemerintah evaluasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Lantaran kebijakan tersebut dinilai belum menjadi solusi utama dalam peningkatan kualitas pendidikan, serta berpotensi mengalihkan fokus dan anggaran dari sektor pendidikan yang lebih mendesak.

Ketua LMND Aceh Singkil, Surya Padli mengatakan alokasi anggaran seharusnya lebih diprioritaskan pada peningkatan mutu pendidikan, seperti perbaikan fasilitas sekolah, peningkatan kualitas guru, penyediaan buku dan teknologi pembelajaran, serta pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

"Kami menilai anggaran akan lebih berdampak, jika difokuskan langsung pada perbaikan sistem pendidikan,” ujar Surya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Surya, program bantuan berbasis konsumsi seperti MBG tidak menyentuh akar persoalan pendidikan secara menyeluruh. 

Lantaran dalam pandangannya peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada sistem pendidikan yang kuat dan merata.

Oleh karena itu, Liga Mahasiswa Aceh Singkil mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG, serta mempertimbangkan realokasi anggaran ke sektor pendidikan yang lebih berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.(*)

Baca juga: Distanbun Aceh Imbau Jaga Stabilitas Harga Sawit


 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved