Khutbah Jumat
Memaknai Pengorbanan dalam Ibadah Qurban
Persoalannya bukan apakah manusia berkorban atau tidak. Persoalannya adalah: untuk siapa dan untuk apa pengorbanan itu dilakukan?
وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ
"Orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah." (QS. Al-Baqarah: 165)
Karena itu, tidak mengherankan apabila Nabi Ibrahim mampu melakukan berbagai pengorbanan yang secara manusiawi tampak melampaui batas nalar. Padahal beliau dikenal sebagai nabi yang berpikir rasional dan argumentatif dalam membela tauhid.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا
"Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sampai Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya." (HR. Bukhari)
Semakin besar cinta kepada Allah, semakin besar pula pengorbanan yang sanggup dilakukan seseorang.
Empat Ujian Menuju Khalilullah
Menjadi kekasih Allah bukanlah perjalanan tanpa ujian.
Pertama, Ibrahim harus berhadapan dengan kemusyrikan kaumnya. Ia memilih berdiri bersama kebenaran meskipun harus berbeda dengan masyarakat, keluarga, bahkan ayahnya sendiri.
Kedua, ia dilemparkan ke dalam kobaran api Namrud. Kekuasaan dan ancaman tidak mampu memaksanya meninggalkan tauhid. Ketika seluruh sebab dunia tampak tertutup, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan menjadikan api itu dingin dan menyelamatkan hamba-Nya.
Baca juga: UIN Ar-Raniry Sembelih 64 Sapi, Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban Hadiah UEA
Ketiga, Ibrahim diperintahkan meninggalkan Hajar dan Ismail di lembah tandus yang kelak bernama Makkah. Secara lahiriah, keputusan itu tampak sangat berat. Namun ketika Hajar bertanya, "Apakah ini perintah Allah?" dan Ibrahim mengangguk, Hajar menjawab dengan penuh keyakinan:
إِذًا لَا يُضَيِّعُنَا اللَّهُ
"Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami."
Kalimat singkat itu menjadi pelajaran besar tentang tawakal sepanjang zaman.
Keempat, datang ujian yang paling berat: perintah menyembelih Ismail, anak yang sangat dicintai dan telah lama dinantikan kehadirannya.
| KHUTBAH JUMAT – Tgk Fadhillah Ingatkan Jamaah Manfaatkan Umur dengan Amal dan Disiplin Shalat |
|
|---|
| 4 Waktu Istimewa Menjadikan Seorang Hamba Sukses, Begini Ulasan Khutbah Dewan Hakim MTQ Asal Pidie |
|
|---|
| Mutiara Fahmi di Masjid Raya Baiturrahman, Berikut Khatib dan Imam Shalat Jumat di Banda Aceh Besok |
|
|---|
| Prof Alyasa Abubakar di Masjid Taqwa Lhong Raya, Ini Daftar Khatib Jumat di Banda Aceh Besok |
|
|---|
| 6 Profesor Akan Beri Khutbah Jumat Besok, Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Mustafa-Husen-Woyla-khatib-jumat-di-Mesjid-Agung-Baitul-Makmur-Meulaboh-Aceh-Barat.jpg)