“Kami memastikan setiap aktivitas kepelabuhanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tercipta pelayaran yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan," ujarnya.
Pelayanan kapal dan barang yang berjalan lancar menunjukkan sinergi yang kuat antara operator pelabuhan, instansi pemerintah, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan.
Keberhasilan ekspor ini sekaligus mempertegas posisi Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai salah satu simpul logistik strategis di Aceh yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat rantai pasok nasional, serta membuka akses yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Aceh untuk menembus pasar dunia.
Sebelumnya, pada Februari 2026, pelabuhan ini sudah melayani ekspor sebanyak 11.490 metrik ton CPO. Dengan realisasi ekspor terbaru sebesar 9.178,339 metrik ton, total volume ekspor CPO yang telah dilayani melalui Pelabuhan Krueng Geukueh sepanjang tahun 2026 mencapai 20.668,339 metrik ton.(jaf)