Rabu, 3 Juni 2026

Aceh Singkil

Usai Terjun Bebas, Harga Sawit Naik di Aceh Singkil, Pupuk Masih Melambung

"Harga naik, mohon jaga kualitas buah," kata Anto pengepul sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Singkil Utara.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
KEBUN SAWIT: Perkebunan kelapa sawit milik warga Aceh Singkil, memasuki masa tanaman menghasilkan (TM) I, Rabu (3/6/2026). 

Selain pupuk, herbisida atau racun rumput juga alami kenaikan antara Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu per liter.

Sawit merupakan komoditas andalan Aceh Singkil. Tak mengheranakan jika 70 persen lebih penduduk Aceh Singkil, andalkan hidup dari kelapa sawit.

Mulai dari pemilik kebun, pemanen, tukang babat rumput hingga penyedia jasa angkutan.

Sehingga turunya harga sawit saat pupuk tinggi, berdampak pada ekonomi masyarakat Aceh Singkil.

Berdasarkan catatan Kabupaten Aceh Singkil, menempati urutan nomor 2 sebagai daerah dengan kebun sawit terluas di Aceh. 

Rincinya luas perkebunan kelapa sawit milik perusahaan pemegang hak guna usaha (HGU) 44.483,12 Ha.

Sementara luas kebun sawit rakyat mencapai 31.351 Ha.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved