Dari Laut Aceh untuk Anak Yatim, Hasil Lomba Mancing MMF Jadi Rezeki Anak Panti Asuhan
Seluruh hasil pancingan dibawa ke Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh, Minggu (7/6/2026), untuk dibagikan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 20 pemancing yang mengikuti MMF BIG SEA CHALLENGE 2026 menyumbangkan seluruh hasil tangkapan kepada 43 anak yatim dan dhuafa di Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh.
- Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) ini sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi antar pemancing.
- Ajang ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata mancing di Aceh dengan tetap mengedepankan sportivitas, keselamatan, dan kelestarian lingkungan laut.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Hasil tangkapan ikan dari laut yang diperoleh para pemancing dalam ajang MMF BIG SEA CHALLENGE 2026 tak berakhir di meja makan peserta.
Seluruh hasil pancingan justru dibawa ke Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh, Minggu (7/6/2026), untuk dibagikan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa yang tinggal di sana.
Kegiatan yang digelar Komunitas Merah Mata Fishing (MMF) itu diikuti 20 pemancing dari Banda Aceh dan Aceh Besar.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan menyalurkan hobi memancing di laut, kegiatan tersebut juga membawa misi sosial dengan menjadikan hasil tangkapan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Ketua Panitia MMF BIG SEA CHALLENGE 2026, Hendra Kusuma mengatakan, MMF ingin menunjukkan bahwa hobi memancing tidak semata tentang hasil tangkapan, tetapi juga dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa hobi memancing tidak hanya tentang mendapatkan ikan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat,"
"Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan penerima manfaat,” kata Hendra.
Baca juga: VIDEO - Detik-Detik Gempa 7,7 M Hantam Filipina! Bangunan Roboh, Tsunami Ancam Sejumlah Negara
Baca juga: DLH Nagan Ambil Sampel Air Krueng Tadu, Diduga Tercemar Limbah hingga Bikin Ikan Mati
Mengusung tema 'Satu Kail, Satu Kebersamaan, Satu Tujuan untuk Berbagi', kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Toko Dunia Pancing, PT Ujung Raja Kuala Batu, PT Abbasy Teran Abadi, serta Alu Alu Fishing Community.
Selain itu, agenda ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata mancing di Aceh.
Tanggapan Pihak Panti Asuhan
Bagi pihak panti asuhan, bantuan tersebut menjadi perhatian tersendiri.
Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Banda Aceh, Syarifuddin Idris, mengaku bersyukur atas kepedulian para peserta lomba yang memilih berbagi hasil tangkapan kepada anak-anak panti.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih Merah Mata Fishing yang telah datang dan berbagi dengan adik-adik di panti asuhan ini,"
"Semoga apa yang diberikan menjadi berkah dan semua yang terlibat diberikan kesehatan,” ujar Syarifuddin.
Ia menyebut, saat ini terdapat sekitar 43 anak asuh di panti tersebut, mulai tingkat SD hingga SMA, yang berasal dari berbagai daerah di Aceh, bahkan ada dari luar daerah.
| Menembus Lumpur, MMF Salurkan Donasi dari Para Pemancing untuk Korban Banjir Pijay |
|
|---|
| Dramatis, Basarnas Aceh Selamatkan Dua Pemancing MMF yang Terombang-ambing di Tengah Badai |
|
|---|
| Pertama di Banda Aceh, MMF Gelar Turnamen Memancing Cumi |
|
|---|
| Komunitas Mancing Merah Mata Fishing Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
| Milad Ke-4 Tahun, MMF Aceh Gelar Syukuran dan Santunan Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MMF-Sumbang-Ikan-Pancingan.jpg)