Kamis, 11 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

KPIA Apresiasi TVRI Gratiskan Nobar Piala Dunia 2026 bagi Warkop di Aceh

“Piala Dunia merupakan perhelatan olahraga terbesar yang dinantikan masyarakat di seluruh dunia. Kebijakan TVRI yang menggratiskan nobar bagi...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
APRESIASI TVRI – Ketua KPIA, M. Reza Fahlevi, mengapresiasi TVRI atas kebijakan menggratiskan penayangan nobar Piala Dunia 2026 bagi seluruh warkop di Aceh, Selasa (9/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua KPI Aceh, M. Reza Fahlevi, mengapresiasi kebijakan TVRI yang menggratiskan penayangan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi seluruh warung kopi di Aceh.
  • Apresiasi KPI: Kebijakan TVRI dinilai memperluas akses masyarakat terhadap siaran resmi Piala Dunia.
  • Dampak sosial-ekonomi: Nobar di warung kopi berpotensi menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
  • Peran penyiaran publik: TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memastikan masyarakat dapat mengakses peristiwa penting secara luas.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, M. Reza Fahlevi, menyampaikan apresiasi kepada TVRI atas kebijakan menggratiskan penayangan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi seluruh warung kopi (Warkop) di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan usai bertemu Plt Kepala Stasiun TVRI Aceh, Yusril, di sela kegiatan talk show bertema “KPIA Mulai Hapus Konten Medsos” di TVRI Aceh, Keutapang, Selasa (9/6/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap siaran resmi, tetapi juga berpotensi menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi di daerah.

“Piala Dunia merupakan perhelatan olahraga terbesar yang dinantikan masyarakat di seluruh dunia. Kebijakan TVRI yang menggratiskan nobar bagi warung kopi di Aceh patut diapresiasi karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati siaran Piala Dunia secara bersama-sama,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, sebagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap perkembangan penyiaran, KPI Aceh menilai kebijakan tersebut juga mendukung hak masyarakat untuk memperoleh akses terhadap siaran yang legal, berkualitas, dan dapat dinikmati secara merata. 

Menurutnya, keberadaan lembaga penyiaran publik memiliki peran penting dalam memastikan berbagai peristiwa penting yang menjadi perhatian masyarakat dapat diakses secara luas.

Reza menambahkan, di tengah perkembangan teknologi informasi dan beragam platform digital saat ini, akses terhadap siaran resmi tetap menjadi hal yang penting. 

Selain memberikan kepastian terhadap legalitas tayangan, siaran resmi juga menjamin masyarakat memperoleh konten yang disajikan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami memandang kebijakan ini bukan hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menikmati Piala Dunia, tetapi juga memperkuat fungsi penyiaran publik dalam menghadirkan tayangan yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Iqbal Djohan Sambut Gembira dan Apresiasi TVRI Gratiskan Nobar Piala Dunia 2026 Bagi Warkop di Aceh

“Ini sejalan dengan semangat penyiaran yang menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas utama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Reza mengungkap, kebijakan tersebut memiliki arti penting bagi Aceh yang memiliki budaya warung kopi yang sangat kuat. 

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, warung kopi juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial dan silaturahmi yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Reza juga mengatakan, kebijakan tersebut memiliki nilai sosial yang positif bagi masyarakat Aceh yang pada akhir tahun lalu sempat menghadapi bencana banjir di sejumlah wilayah.

“Di tengah upaya masyarakat bangkit pasca bencana banjir Aceh akhir tahun lalu, kebijakan TVRI ini menjadi bentuk dukungan yang patut diapresiasi. Selain memperluas akses masyarakat terhadap siaran publik, kebijakan ini juga menghadirkan ruang kebersamaan dan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved