Kamis, 11 Juni 2026

Berita Langsa

Semen Sulit Didapat di Kota Langsa, Warga dan Rekanan Hentikan Pekerjaan

Sebagian besar toko bahan bangunan di Kota Langsa saat ini tidak memiliki stok semen, baik merek Andalas maupun Merah Putih.

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Chat GPT
SEMEN - Foto ilustrasi semen 
Ringkasan Berita:
  • Kelangkaan material semen terjadi di Kota Langsa selama lebih dari sepekan
  • Stok semen merek Andalas dan Merah Putih menghilang dari toko bangunan
  • Pembangunan rumah warga dan proyek fisik rekanan terpaksa dihentikan sementara
  • Proyek ruang rawat inap RSUD Langsa turut terdampak akibat ketiadaan stok

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA – Material bangunan jenis semen dilaporkan langka di Kota Langsa dalam lebih dari sepekan terakhir. Akibatnya, banyak warga dan pihak rekanan terpaksa menghentikan sementara pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung, Rabu (10/6/2026).

Sebagian besar toko bahan bangunan di Kota Langsa saat ini tidak memiliki stok semen, baik merek Andalas maupun Merah Putih.

Menurut sejumlah pemilik toko, mereka tidak lagi memperoleh pasokan semen dari distributor yang selama ini menyuplai kebutuhan mereka dari Sumatera Utara.

Kelangkaan tersebut diduga terjadi karena agen distributor di Sumatera Utara juga mengalami keterbatasan stok semen.

Baca juga: Semen Padang di Ambang Degradasi, Berpotensi Kembali bertemu Persiraja

Dampaknya, warga yang sedang membangun rumah maupun bangunan lainnya terpaksa menghentikan pekerjaan karena tidak tersedianya material utama tersebut.

Kondisi serupa juga dialami para rekanan yang tengah mengerjakan proyek fisik di wilayah Kota Langsa. Sejumlah pekerjaan pembangunan terpaksa dihentikan sementara akibat sulitnya mendapatkan semen.

Salah satu proyek yang terdampak adalah pembangunan beberapa ruang rawat inap di RSUD Langsa. Pihak rekanan disebut terpaksa menghentikan pekerjaan karena kehabisan stok semen.

Masyarakat dan para rekanan berharap pemerintah serta pihak terkait segera mencari solusi atas kelangkaan semen tersebut agar aktivitas pembangunan dapat kembali berjalan normal. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved