Berita Bireuen
Pembangunan Jembatan Pante Lhong Dikebut, Prosesnya Mencapai 36 Persen
Beberapa unit truk tronton maupun Colt Diesel berada di lokasi. Besi berbentuk pipa ukuran besar
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Jembatan Pante Lhong, Peusangan yang putus akibat banjir bandang pada November 2025 ditangani
- Di lokasi yang diberi pembatas area pekerjaan, sejumlah alat berat berada di lokasi.
- Pekerja sedang melakukan pembesian pada abdomen sebelah barat, beberapa pekerja juga sibuk dengan tugasnya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pembangunan kembali Jembatan Pante Lhong, Peusangan yang putus akibat banjir bandang pada November 2025 ditangani langsung oleh Kementerian PU dimulai usai lebaran Idul Fitri lalu.
Selanjutnya hingga Rabu (10/6/2026) progresnya sudah mencapai 36 persen dan ditargetkan selesai Desember 2026 nantinya.
Amatan Serambinews.com di lokasi yang diberi pembatas area pekerjaan, sejumlah alat berat berada di lokasi, puluhan pekerja sedang melakukan pembesian pada abdomen sebelah barat, beberapa pekerja juga sibuk dengan tugasnya.
Beberapa unit truk tronton maupun Colt Diesel berada di lokasi.
Besi berbentuk pipa ukuran besar sudah berada di lokasi baik di sebelah barat maupun sebelah timur jembatan.
Sebagian pipa besi ukuran besar sudah ditanam.di area sungai untuk pilar jembatan, rangkaian besi abdomen sebelah barat hampir selesai dikerjakan sebagai persiapan pengecoran.
Puluhan pekerja
Beberapa pekerja mengatakan, mereka puluhan orang dilibatkan dalam pembangunan jembatan, mungkin beberapa hari ke depan pekerja akan bertambah lagi dan bekerja siang dan malam agar jembatan selesai tepat waktu.
Rekanan pelaksana pekerjan pembangunan jembatan tersebut, Agusti Bayu kepada Serambinews.com mengatakan, jembatan Pante Lhong mulai dibangun usai lebaran Idul Fitri lalu, panjang jembatan yang dibangun 140 meter dengan lebar 10 meter.
Jembatan tersebut terdapat tiga bentang dengan dua tiang pilar tengah serta dua abodemen dan juga pondasi tiang pancang.
Dalam pekerjaan menyelesaikan jembatan tersebut melibatkan 100 orang mulai dari perencana, pelaksana dan juga pengawasan, hingga Rabu (10/6/2026) progress sudah mencapai 36 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026 mendatang.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jembatan tersebut menghubungkan Kecamatan Peusangan dengan
Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Makmur, Gandapura, serta sejumlah kabupaten tetangga itu putus total saat banjir melanda pada 26-27 November 2025.
Rangkaian jembatan berserakan di aliran sungai, dengan satu bagian jatuh di pinggir dekat Blang Panjoe, satu bagian di tengah sungai, dan satu lagi di seberang.
Pemkab Bireuen bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan Kementerian PU dan akhirnya jembatan tersebut dibangun baru konstruksi rangka baja. (*)
Jembatan Pante Lhong
Desa Pante Lhong
Pante Lhong Peusangan
Pintu Irigasi Pante Lhong
Pintu Air Irigasi Pante Lhong
Bireuen
Serambi Indonesia
| Mahasiswa UIA Ikuti Kuliah Lapangan di Museum Perjuangan Bireuen |
|
|---|
| FEB UNIKI Bahas Agenda Strategis Penguatan Kualitas Akademik dan Kompetensi Mahasiswa |
|
|---|
| Bawaslu Bireuen Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Libatkan Mahasiswa & Pemuda Sambut Pemilu |
|
|---|
| Bawaslu Bireuen Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat |
|
|---|
| Warga Jangka 'Sulap' Tambak Tertimbun Lumpur Jadi Sawah, Sebagian Padi Masuki Musim Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/abotmen-jembatan-1006.jpg)