Berita Aceh Barat Daya
Cabdisdik Wilayah Abdya Susun Langkah Pencegahan Narkoba di Kalangan Siswa
Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika menjadi perhatian serius di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Barat Daya (Abdya) menyusun langkah pencegahan narkoba di kalangan pelajar menyusul terungkapnya kasus narkotika jenis baru di daerah tersebut.Upaya yang disiapkan meliputi penguatan kerja sama dengan aparat dan sekolah, peningkatan sosialisasi bahaya narkoba, dan penguatan kegiatan ekstrakurikuler.Kemudian peningkatan komunikasi antara sekolah dan orang tua guna mendeteksi dini perubahan perilaku siswa.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika menjadi perhatian serius di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Terlebih, baru-baru ini Polres setempat berhasil mengungkap narkotika jenis baru, yang membuat masyarakat kian resah, terutama bagi orang tua dan wali siswa.
Menyikapi kondisi tersebut, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Aceh Wilayah Abdya mulai menyusun langkah pencegahan untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan edukasi di lingkungan sekolah.
Kacabdisdik Abdya, Andri Nofidar, mengatakan bahwa pelajar adalah kelompok yang rentan menjadi sasaran jaringan peredaran narkotika.
Karena itu, pihaknya berupaya memperkuat langkah antisipasi agar generasi muda terutama pelajar menengah atas tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.
“Pelajar merupakan aset masa depan daerah. Mereka sangat rentan menjadi target para pelaku peredaran narkotika.
Karena itu, kami menyiapkan sejumlah langkah pencegahan agar lingkungan pendidikan tetap aman dan sehat,” kata Andri Nofidar, kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Baca juga: Bupati Safaruddin Apresiasi Polres Abdya Ungkap Kasus Narkoba Jenis Baru: Sikat Sampai Ke Akarnya
Menurutnya, Cabdisdik akan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pihak sekolah, serta komite sekolah tingkat SMA, SMK dan SLB di Abdya.
Ia menjelaskan, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan pihak sekolah.
Namun, sambungnya, dukungan orang tua dan masyarakat juga penting dalam mengawasi perkembangan para remaja.
“Pencegahan harus melibatkan semua pihak. Sekolah memiliki fungsi pendidikan, tetapi keluarga dan lingkungan sekitar juga berpengaruh besar terhadap perilaku anak,” ujarnya.
Andri mengatakan, pihaknya berencana mengintensifkan sosialisasi bahaya narkotika kepada para siswa melalui kegiatan edukasi dan pembinaan.
Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial.
Selain itu, pihaknya juga mendorong sekolah untuk memperkuat kegiatan ekstrakurikuler yang positif.
Baca juga: Curi Sapi, Dua Pemuda Babahrot Dibekuk Polres Abdya, Pelaku Utama Masuk DPO
| 30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Dilatih Penerapan Aplikasi INLISLite |
|
|---|
| Dua Pemuda Babahrot Dibekuk Polres Abdya, Ini Peran Masing-masing Pelaku Saat Curi Sapi |
|
|---|
| Curi Sapi, Dua Pemuda Babahrot Dibekuk Polres Abdya, Pelaku Utama Masuk DPO |
|
|---|
| Lantik 50 Pejabat Fungsional, Plt Sekda Abdya Ingatkan Nilai-nilai Profesionalisme |
|
|---|
| Buka MTQ Tangan-Tangan, Plt Sekda Abdya Tegaskan Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-Cabdisdik-Aceh-Wilayah-Aceh-Barat-Daya-Abdya-Andri-Nofidar_.jpg)