Berita Banda Aceh
Hampir 20 Tahun tak Dikembalikan, CekMidi Terus Berjuang Selamatkan Manuskrip Warisan Ulama Aceh
CekMidi hampir 20 tahun menunggu dikembalikan manuskrip aceh yang dipinjamkan oleh seorang Datuk di Malaysia. Kini terpaksa memilih jalur hukum
Yang ada hanya kepercayaan.
“Tidak pernah saya jual. Manuskrip itu hanya dipinjam untuk kepentingan pameran,” ungkap Cek Midi.
Baca juga: Mahasiswa asal Malaysia dan Sumut Belajar Ekologi dalam Kearifan Lokal di Rumoh Manuskrip Cek Midi
Namun setelah pameran berakhir, manuskrip yang dipinjam tak kunjung kembali.
Awalnya ia masih berpikir persoalan itu hanya soal waktu. Berulang kali ia menghubungi pihak peminjam. Jawaban yang diterima selalu sama: manuskrip akan dikembalikan.
Tetapi janji itu tak pernah menjadi kenyataan.
Menjual Aset Demi Menjemput Warisan Aceh
Tahun demi tahun berlalu.
Cek Midi tidak menyerah.
Ia bahkan beberapa kali berangkat ke Malaysia pada 2010 dan 2011 untuk menjemput langsung manuskrip tersebut.
Perjalanan itu bukan tanpa pengorbanan.
Menurut kuasa hukumnya, Nourman Hidayat, Cek Midi sampai menjual sebagian aset pribadinya demi membiayai upaya pencarian dan pengembalian manuskrip tersebut.
Namun setiap usaha selalu berujung pada kekecewaan.
Pertemuan yang dijanjikan tak pernah terwujud. Manuskrip yang ditunggu tak pernah diperlihatkan.
Meski demikian, Cek Midi memilih menahan diri.
Selama hampir dua dekade ia mengedepankan pendekatan persuasif dan berharap ada itikad baik untuk mengembalikan manuskrip itu tanpa harus menempuh jalur hukum.
Dari Koleksi Pribadi Menjadi Warisan Peradaban
Seiring berjalannya waktu, persoalan ini tak lagi dipandang sebagai sengketa antara dua individu.
| 52 Tahun Tanpa Kepastian, Sekda Aceh Dorong BAM DPR RI Tuntaskan Persoalan Eks Blang Lancang-Rancong |
|
|---|
| Pelaku Industri Parfum di Banda Aceh Dilatih Pengelolaan Keuangan dan Penetapan Harga Jual Produk |
|
|---|
| PT Pema Terus Berbenah, Menata Fondasi Menuju BUMD Masa Depan Aceh |
|
|---|
| Sekda Aceh Tegaskan Pancasila Jadi Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Global |
|
|---|
| PKS Banda Aceh Sembelih 8 Ekor Hewan Kurban, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tarmizi-a-hamid-dan-nourman-hidayat-manuskrip-aceh.jpg)