Kamis, 11 Juni 2026

Berita Naga Raya

SPPG di Nagan yang Stop Operasional Bertambah Jadi 13 Unit, Penyaluran MBG ke Sekolah Terhenti

“Sudah kami laporkan kendalanya, dan kami berharap dana segera di-top up agar distribusi MBG bisa kembali dilakukan,” tambahnya.

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/RIZWAN
Salah satu SPPG tidak operasional di Nagan Raya, Kamis (11/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 13 dari 14 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nagan Raya berhenti beroperasi.
  • Penghentian operasional disebabkan oleh kendala pencairan anggaran dari pemerintah pusat.
  • Penyaluran Makanan Bergizi (MBG) untuk siswa sekolah di wilayah tersebut terhenti total.
  • Badan Gizi Nasional (BGN) sedang mengupayakan percepatan pencairan dana agar program kembali berjalan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rizwan | Nagan Raya


SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Nagan Raya yang menghentikan operasional kembali bertambah.

Hingga 11 Juni 2026, sebanyak 13 dari 14 unit SPPG dilaporkan tidak beroperasi akibat kendala pencairan anggaran dari pusat. 

Akibatnya, penyaluran Makanan Bergizi (MBG) untuk siswa di sekolah-sekolah setempat terhenti total.

Koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Nagan Raya, Shalehah, membenarkan kondisi tersebut.

Ia menyebut, pada awalnya hanya enam SPPG yang berhenti beroperasi, namun jumlah itu terus bertambah hingga mencapai 13 unit per 11 Juni 2026.

“Per hari ini sudah 13 SPPG tidak beroperasi karena kendala pencairan,” ujarnya kepada Serambi Indonesia, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, pihak BGN telah menyampaikan permasalahan ini kepada pihak sekolah dan berharap pencairan dana segera diproses agar layanan MBG dapat kembali berjalan.

“Sudah kami laporkan kendalanya, dan kami berharap dana segera di-top up agar distribusi MBG bisa kembali dilakukan,” tambahnya.

Dampak penghentian operasional ini membuat distribusi program MBG yang merupakan bagian dari program pemerintah di bawah arahan Prabowo Subianto terhenti di hampir seluruh wilayah Nagan Raya.

Baca juga: Terus Bertambah, Hari Ini 15 SPPG di Lhokseumawe Hentikan Operasional Sementara Akibat Kendala Dana

Daftar SPPG yang berhenti operasional (13 unit)

1. SPPG Nagan Raya Kuala Blang Teungoh 2

2. SPPG Nagan Raya Kuala Blang Baro

3. SPPG Nagan Raya Darul Makmur Krueng Alem

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved