Sabtu, 13 Juni 2026

Banda Aceh

Sosok Urwatil Wusqa, Terbaik FAH UIN Ar-Raniry Lulus 3,5 Tahun Lewat Publikasi Ilmiah

Perempuan kelahiran Aceh Besar, Oktober 2004, itu mengaku telah menargetkan diri untuk lulus melalui publikasi ilmiah

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
LULUS KULIAH - Urwatil Wusqa, terbaik FAH UIN Ar-Raniry yang lulus 3,5 tahun lewat publikasi ilmiah, usai Yudisium Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026, di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana kampus setempat, Kamis (11/6/2026). 

Perempuan kelahiran Aceh Besar, Oktober 2004, itu mengaku telah menargetkan diri untuk lulus melalui publikasi ilmiah


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kala mahasiswa lain menyelesaikan studi melalui skripsi, Urwatil Wusqa memilih jalur berbeda. 

Mahasiswi Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu menuntaskan studinya melalui publikasi artikel ilmiah.

Pilihan tersebut berbuah manis. Wusqa dinobatkan sebagai lulusan terbaik FAH dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dan predikat cum laude saat Yudisium Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026, di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana kampus setempat, Kamis (11/6/2026). 

Ia menyelesaikan studi sarjananya dalam waktu 3,5 tahun.

Perempuan kelahiran Aceh Besar, Oktober 2004, itu mengaku telah menargetkan diri untuk lulus melalui publikasi ilmiah jauh sebelum memasuki semester akhir. 

Konversi jurnal ilmiah

Inspirasi tersebut muncul setelah ia sering melihat pengalaman mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang berhasil menyelesaikan studi melalui konversi jurnal ilmiah.

“Awalnya saya sering melihat mahasiswa dari berbagai kampus di luar daerah yang berhasil lulus melalui konversi jurnal ilmiah. 

Dari situ saya tertantang. Saya berpikir, kalau mereka bisa, saya juga harus bisa menerapkan hal yang sama pada diri saya,” ujar Wusqa kepada Serambi, Jumat (12/6/2026).

Baginya, publikasi ilmiah bukan sekadar alternatif pengganti skripsi. 

Ia memandang jalur tersebut sebagai bentuk kontribusi akademik yang lebih luas karena hasil penelitian dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat ilmiah di berbagai negara.

Menurutnya, hasil riset yang telah dikerjakan selama masa kuliah tidak seharusnya hanya tersimpan sebagai dokumen yang jarang dibaca. 

Melalui artikel ilmiah, gagasan dan temuan penelitian dapat menjangkau mahasiswa, dosen, peneliti, hingga akademisi secara lebih luas.

“Artikel ilmiah lebih ringkas, padat, dan langsung menyentuh substansi persoalan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved