Banda Aceh
Sosok Urwatil Wusqa, Terbaik FAH UIN Ar-Raniry Lulus 3,5 Tahun Lewat Publikasi Ilmiah
Perempuan kelahiran Aceh Besar, Oktober 2004, itu mengaku telah menargetkan diri untuk lulus melalui publikasi ilmiah
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nur Nihayati
Format seperti ini lebih mudah diakses dan memiliki peluang lebih besar untuk memberikan manfaat bagi banyak orang,” ungkap Wusqa.
Selain sebagai kontribusi akademik, publikasi ilmiah juga dipersiapkannya sebagai investasi untuk masa depan.
Melatih kemampuan berfikir kritis
Wusqa berencana melanjutkan studi ke jenjang magister dan menilai rekam jejak penelitian menjadi salah satu modal penting dalam persaingan memperoleh beasiswa.
Ia menilai pengalaman menulis dan menerbitkan artikel ilmiah tidak hanya memperkuat portofolio akademik, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Meski meraih predikat lulusan terbaik, Wusqa menegaskan capaian tersebut bukan tujuan utama selama menjalani perkuliahan.
“Target menjadi lulusan terbaik memang sudah ada sejak awal masuk Fakultas Adab dan Humaniora.
Namun bagi saya, itu hanya bonus. Fokus utama saya adalah memahami ilmu yang diajarkan dosen secara maksimal,” ujarnya.
Prinsip tersebut dipegang sejak semester pertama. Ia berusaha tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memperdalam pemahaman terhadap kajian sejarah dan kebudayaan yang menjadi bidang keilmuannya.
Selama kuliah, Wusqa aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Ia mengajar di Dayah Al-Azhar, menjadi tutor privat, terlibat sebagai reporter dan host Ar-Raniry TV, serta mengikuti berbagai kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga pernah menjalani magang di Museum Negeri Aceh yang memperkuat minatnya terhadap pelestarian warisan budaya.
Pengalaman tersebut semakin berkembang melalui partisipasinya dalam Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional di Malaysia dan Thailand.
Dalam bidang organisasi, Wusqa aktif sebagai anggota Public Relation Duta Gender UIN Ar-Raniry, Wakil Sekretaris Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Alumni Dayah Aceh (PB-IMADA), Ketua Divisi Ilmu Kebudayaan DEMA FAH, serta anggota Senat Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora.
Di tengah berbagai aktivitas tersebut, ia tetap mampu mempertahankan prestasi akademik hingga meraih predikat lulusan terbaik fakultas.
“Pencapaian ini sejatinya adalah hadiah dari proses panjang, konsistensi belajar, dan kerja keras yang saya pupuk di setiap semester,” ucap Wusqa.
Lulusan terbaik FAH itu mengaku nilai-nilai yang ditanamkan keluarga menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademiknya.
Urwatil Wusqa
Prestasi Mahasiswa UIN Ar-Raniry
mahasiswa UIN Ar Raniry
cara cepat lulus kuliah
Lulusan UIN Ar Raniry
UIN Ar-Raniry
Berprestasi
mahasiswa
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Polisi di Banda Aceh Bersihkan Rumah Ibadah, Menciptakan Lingkungan Bersih Sambut Hut Bhayangkara |
|
|---|
| Jelang Hut Bhayangkara ke-80, Polisi di Banda Aceh Bersihkan Puluhan Rumah Ibadah |
|
|---|
| Lesti Kejora–Pasha Ungu Bakal Meriahkan Pelantikan DPW PAN Aceh |
|
|---|
| PPTIM Sesalkan Menteri ESDM Teken PoD Blok Andaman, Nilai Pusat Abaikan Keberatan Aceh |
|
|---|
| FAH UIN Ar-Raniry Yudisium 142 Lulusan, 27 Orang Cumlaude |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Urwatil-Wusqa.jpg)