Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pidie

Jaksa Periksa Puluhan Kepala Sekolah di Pidie 

Di Pidie satu sekolah mendapatkan 15 unit laptop chromebook dari Kemendikbudristek pada tahun 2019-2022

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Hadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
KANTOR KAJARI : Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Jumat (29/8/2025) . 

????Program ini bertujuan menyediakan 1,2 juta unit Chromebook untuk sekolah di seluruh Indonesia, termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Total anggaran mencapai Rp 9,3 triliun, namun Kejaksaan Agung menemukan indikasi kerugian negara hingga Rp 1,9 triliun2.

Chromebook dipilih meski dinilai kurang cocok untuk daerah dengan akses internet terbatas3.

Empat tersangka utama telah ditetapkan:

Jurist Tan – Mantan staf khusus Mendikbudristek

Ibrahim Arief – Mantan konsultan teknologi Kemendikbudristek

Sri Wahyuningsih – Eks Direktur Sekolah Dasar

Mulyatsyah – Eks Direktur Sekolah Menengah Pertama
Pemeriksaan juga melibatkan:

Pejabat dari PT Zyrexindo Mandiri Buana, PT Acer Indonesia, dan PT Aneka Sakti Bakti (ASABA).

Pihak dari Google dan GoTo (Gojek Tokopedia) karena dugaan keterkaitan investasi dengan pemilihan Chromebook.

Kejaksaan juga menyelidiki pengadaan di berbagai daerah:

Kejagung dan KPK saling bertukar informasi karena kasus ini juga menyentuh pengadaan Google Cloud, yang digunakan dalam pembelajaran daring saat pandemi.

Kasus ini bukan hanya soal pengadaan barang, tapi juga soal arah kebijakan, transparansi, dan efektivitas program pendidikan digital. 

Kalau kamu tertarik, aku bisa bantu jelaskan lebih lanjut soal dampaknya ke sekolah-sekolah atau bagaimana sistem pengadaan seharusnya berjalan.

Baca juga: Paten! Kepsek di Aceh Singkil Ini Simpan Laptop Chromebook di Lemari Besi, Bikin BAP Bila Dipinjam

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved