Owner Mie Sedap Sabang Tutup Usia
Thomas Kurniawan, Legenda Kuliner Mie Sedap Sabang Akan Dimakamkan Besok
Prosesi pemakaman belum dilakukan karena masih menunggu kedatangan keluarga serta kerabat dekatnya yang kini berada di luar Sabang.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Subur Dani
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG – Thomas Kurniawan, owner Mie Sedap Sabang, rencananya akan dimakamkan di Perkuburan Umum China di gampong Kuta Ateueh, Kecamatan Sukakarya, Sabtu (6/9/2025) pagi.
Prosesi pemakaman belum dilakukan karena masih menunggu kedatangan keluarga serta kerabat dekatnya yang kini berada di luar Sabang.
Baca juga: Legenda Kuliner Mie Sedap Sabang Thomas Kurniawan Tutup Usia
Thomas meninggal dunia pada usia 67 tahun setelah sempat terjatuh di kamarnya pada Rabu (3/9/2025) malam.
Ia sempat dirawat di RSUD Sabang dan rencananya akan dirujuk ke Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.
Namun, takdir berkata lain.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com, mendiang selama ini juga menjalani pengobatan kanker lidah dan beberapa kali melakukan kemoterapi.
Baca juga: 25 Tahun BPKS Sabang Masih Mimpi: Ekspor Nihil, Dermaga Sepi, Visi Tinggi
Kabar duka ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Sabang.
Thomas dikenal sebagai generasi ketiga penerus Kedai Mie Sedap, sebuah ikon kuliner yang berdiri sejak 1920-an.
Kedai ini awalnya dirintis oleh kakeknya yang merupakan keturunan Tionghoa yang merantau ke Sabang.
Resep turun-temurun kemudian diwariskan kepada sang ayah, hingga akhirnya dikelola Thomas.
Baca juga: Menag Nasaruddin Umar: Tunjangan Profesi Guru Non-PNS Kemenag Naik Jadi Rp 2 Juta per Bulan
Sebelum mengambil alih, Thomas lebih dulu mempelajari teknik memasak dan racikan bumbu dari ayahnya, sehingga cita rasa khas Mie Sedap tetap terjaga dari masa ke masa.
Bagi warga Sabang, Kedai Mie Sedap bukan sekadar tempat makan, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas kuliner kota.
Baca juga: VIDEO - Deadline Tiba! Mahasiswa UNPAD Turun ke DPR RI Bawa Tuntutan 17+8
Serambinews.com belum berhasil memperoleh keterangan resmi dari pihak keluarga.
Salah satu kerabat hanya menyampaikan permohonan maaf.
“Mohon maaf, saat ini kami sedang berduka. Kami belum bisa memberikan tanggapan,” ujarnya singkat.
Thomas diketahui tidak menikah dan tidak memiliki anak.
Seluruh saudara kandungnya juga telah meninggal dunia.
Namun, ia meninggalkan sembilan keponakan serta sejumlah aset di Sabang, termasuk lahan tanah, hotel Mata Ie Resort, dan tentu saja Kedai Mie Sedap yang sudah menjadi ikon kota.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/THOMAS-KURNIAWAN-05092025.jpg)