Berita Sabang
Thomas Kurniawan, Dermawan Sabang yang Ikhlas Rawat Anak Autis Sejak Bayi
Thomas yang dikenal dermawan ternyata ikhlas merawat dan mengangkat seorang anak autis bernama Jefri Kurniawan sejak usia 1,5 tahun hingga dewasa
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG – Di balik nama besar Thomas Kurniawan Kow, pengusaha sukses pemilik kuliner legendaris Mie Sedap Sabang dan Hotel Mata Ie Resort, tersimpan kisah kemanusiaan yang mengharukan.
Thomas yang dikenal dermawan ternyata ikhlas merawat dan mengangkat seorang anak autis bernama Jefri Kurniawan sejak usia 1,5 tahun hingga dewasa.
Jefri kini berusia 26 tahun. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan gejala berbeda dengan anak-anak seusianya, meski saat itu keluarga belum mengetahui bahwa Jefri mengalami autisme.
“Dia lasak, superaktif, dan agak berbeda dengan anak umumnya. Tapi Thomas tidak pernah mempermasalahkan itu.
Justru semua kebutuhan Jefri dari kecil sampai sekarang ditanggung penuh olehnya,” ungkap Muslem, ayah kandung Jefri, Saat ditemui serambinews.com, Sabtu (6/9/2025)
Baca juga: Legenda Kuliner Mie Sedap Sabang Thomas Kurniawan Tutup Usia
Muslem mengenang, awalnya ia kerap membawa Jefri ke kedai Mie Sedap karena istrinya baru melahirkan adik Jefri.
Saat itulah Thomas jatuh hati pada anak kecil itu. Ia sering menggendong, memandikan, hingga menidurkan Jefri. Dari kedekatan itulah Thomas kemudian mengangkat Jefri sebagai anak.
Sejak saat itu, seluruh biaya hidup Jefri menjadi tanggung jawab Thomas.
“Saya pernah coba belikan kebutuhan Jefri, tapi Thomas malah mengganti uangnya. Dia benar-benar ikhlas merawat Jefri, padahal harta yang dia punya bisa saja dipakai untuk hal lain.
Tapi dia memilih merawat anak autis dengan penuh kasih,” kata Muslem dengan suara bergetar.
Muslem sendiri bukan orang asing bagi Thomas. Ia telah bekerja bersama Thomas sejak tahun 1994, menjadi saksi perjalanan panjang sekaligus kebaikan hati sang pengusaha.
Baca juga: Koh Thomas, Sosok Sederhana Pemilik Mie Sedap, Majukan Wisata Sabang Lewat Hotel Mata Ie Resort
Meski menjadi anak angkat, Thomas tidak memisahkan Jefri dari keluarga kandungnya. Ia justru menjaga agar kasih sayang orangtua tetap utuh.
Jefri hanya tidur di rumah Thomas dua malam dalam seminggu, selebihnya selalu bersama orangtuanya.
“Kalau Jefri tidak pulang, pasti diantar oleh anak buah Thomas ke rumah,” tambah Muslem.
| Liburan ke Sabang? Ini Tarif Tiket Kapal Cepat dan Feri Banda Aceh - Sabang |
|
|---|
| Kapal Feri Jadi Pilihan Wisatawan yang Bawa Kendaraan ke Sabang, Berikut Jadwal Hari Ini 23 Mei 2026 |
|
|---|
| Tiga Trip Kapal Cepat Layani Rute Sabang - Banda Aceh dan Sebaliknya Hari Ini, Berikut Jadwalnya |
|
|---|
| Ini Syarat Hewan Kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Sabang |
|
|---|
| Hasil Tangkapan Nelayan Sabang Capai 9,7 Ribu Ton di Tahun 2025, Dominan Tuna & Tongkol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jefri-Kurniawan_anak-angkat-Thomas-Kurniawan-yang-menyandang-autisme.jpg)