Serambi Ekraf Awards 2025
Giok Nagan Raya Mendunia, Bupati TRK Promosi hingga ke Amerika
Lewat ketenaran giok, nama Nagan Raya pun ikut melambung. Tak hanya di tingkat lokal dan nasional, tapi hingga mancanegara.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Batu Giok Nagan Raya kian berkilau.
Batu alam yang berasal dari pegunungan Kabupaten Nagan Raya itu tidak hanya menjadi cinderamata, tapi menjadi ikon kebanggaan masyarakat setempat.
Ya, Kabupaten Nagan Raya merupakan satu-satunya daerah penghasil batu giok terbaik di dunia.
Oleh pemerintah setempat kemudian mengolahnya menjadi berbagai produk unggulan daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya di bawah pimpinan Bupati Dr Teuku Raja Keumangan, SH, MH dan Wakil Bupati Raja Sayang melihat giok bukan hanya sebagai keindahan tapi peluang.
Lewat ketenaran giok, nama Nagan Raya pun ikut melambung. Tak hanya di tingkat lokal dan nasional, tapi hingga mancanegara.
Baca juga: Pemkab Nagan Raya Raih Penghargaan Serambi Ekraf Awards, Mengangkat Giok Nagan ke Pasar Dunia
Baru-baru ini, batu alam giok Nagan Raya dipromosi secara khusus oleh Bupati TR Keumangan hingga ke Amerika Serikat.
Promosi ini dilakukan pada bazar di Gedung IMAAM Center (Indonesian Muslim Association in America), Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat, Minggu, 15 Juni 2025.
Dalam acara yang digelar di 9100 Georgia Ave itu, Pemkab Nagan Raya memamerkan beragam produk andalan.
Mulai dari kopi robusta dan arabica khas pegunungan Beutong Ateuh, emping, dendeng sapi dan ikan, hingga giok (jade) asli Nagan Raya.
Keikutsertaan ini bukan sekadar promosi, melainkan upaya strategis untuk menjaring pembeli di daratan Amerika Serikat dan membuka akses ekspor berkelanjutan.
Bupati TRK menegaskan, bahwa keikutsertaan dalam bazar ini merupakan tindakan nyata pemerintah mendorong kemajuan UMKM.
Baca juga: Batu Giok Nagan Raya Terbaik Dunia, Jadi Cenderamata dan Perhiasan Unggulan
"Ini langkah kecil yang kami ambil untuk berdampak besar pada pendapatan asli daerah. Kami tak hanya ingin produk UMKM Nagan Raya dikenal, tapi juga menembus pasar global," ujarnya.
"Target jangka panjang kami adalah membangun jaringan dengan pembeli internasional (buyer) secara langsung. Pasar Amerika Serikat menjadi pintu masuk strategis karena potensinya yang masif," papar TRK.
"Pemkab akan terus mendampingi pelaku UMKM agar produk home industry ini sukses bersaing di kancah internasional,” jelasnya.
Untuk memperkuat strategi tersebut, TRK mengungkapkan rencana pembukaan Kantor Perwakilan Kabupaten Nagan Raya di Grove Road West Deptford, New Jersey.
"Kantor ini akan menjadi hubungan pemasaran dan komunikasi dengan mitra AS," urai Bupati TRK.
"Dengan demikian, jejaring dengan pembeli Amerika bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak skala produksi dan kesejahteraan pelaku UMKM di Nagan Raya," tegasnya.
"Ini bukti keseriusan kami. Ekspor bukan sekadar wacana, tapi aksi nyata yang akan kami tindak lanjuti dengan dukungan infrastruktur, pelatihan kualitas produk, dan pendampingan hukum bagi UMKM," papar dia.
"Keberhasilan promosi di IMAAM Center diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
TRK optimistis langkah ini akan menarik investor dan memacu inovasi produk UMKM.
Bupati TRK mengatakan, Nagan Raya memiliki kandungan batu giok yang sangat besar.
"Giok dari Nagan Raya bukan saja terkenal di lokal tetapi nasional hingga mendunia," ujar Bupati TRK.
Hingga kini sudah banyak produk unggulan dari batu giok, seperti cincin giok, gelang giok, tasbih giok, kalung giok, tongkat komando dari giok, plang nama pejabat, dan berbagai jenis produk lainnya.
Bahkan saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Nagan Raya pada 22 Juli 2025, Bupati Nagan Raya TR Keumangan menyerahkan cinderamata berupa replika lambang negara Burung Garuda yang terbuat dari giok kepada Utusan Khusus Presiden, Muhammad Mardiono.
Bupati mengaku, giok Nagan Raya juga sudah meraih juara di berbagai event tingkat nasional dan saat ini sedang dalam pengurusan hak paten di Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Pesona Masjid Giok
Kabupaten Nagan Raya dianugerahi kekayaan alam yang begitu melimpah.
Selain terkenal dengan kelapa sawit dan pertambangan, kabupaten yang dijuluki Bumo Rameune ini juga dikenal sebagai daerah penghasil batu permata yakni giok.
Semua berawal dari penemuan batu giok seberat 20 ton oleh warga di pegunungan Beutong, Nagan Raya pada medio 2015.
Saat itu, semua mata masyarakat Aceh secara khusus dan Indonesia pada umumnya tertuju pada Nagan Raya.
Secara beramai-ramai, masyarakat berburu giok untuk dijadikan mata cincin dan menjadi sumber ekonomi baru bagi warga Nagan Raya, karena harganya yang fantastis.
Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, Pemerintah Nagan Raya membelah sebagian batu akik tersebut untuk dijadikan interior Masjid Agung Baitul A'la Nagan Raya yang kebetulan saat itu sedang dalam proses pembangunan.
Masjid ini dibangun pada tahun 2015 di Kompleks Perkantoran Suka Makmue di area seluas 5 hektare dengan luas bangunan 75 meter x 50 meter.
Pemkab melapisi setiap sudut bangunan masjid dengan batu giok jenis Nefrite (giok hijau) dan Black Jade (giok hitam).
Mulai dari lantai, dinding, ornamen hingga kubah masjid.
Setiap corak giok baik di lantai maupun dinding masjid berbeda satu sama lain, sebagian memiliki guratan warna putih dan coklat.
Hawa sejuk langsung terasa ketika kaki menyentuh lantai masjid yang kini dikenal dengan sebutan Masjid Giok.
Dengan arsitektur yang memukau dan nuansa islami yang kental, siapa pun yang datang ke Masjid Giok, langsung terpukau akan keindahannya yang terpancar dari batu giok.
Pemkab berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan Masjid Agung Baitul A'la hingga 4 tahun ke depan yang direncanakan akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Masjid Giok Nagan Raya menjadi salah satu masjid termegah di Aceh dan diharapkan bisa mengangkat citra Aceh sebagai pusat wisata religi yang berkarakter dan bernilai estetika tinggi.
Salah satu langkah strategis dilakukan Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan menemui Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Selasa (24/6/2025).
TRK--sapaan akrab Bupati Nagan Raya--membahas upaya percepatan penyelesaian pembangunan Masjid Giok.
Terutama pada bagian luar bangunan yang direncanakan akan dilapisi batu giok, menyusul bagian dalam masjid yang telah lebih dulu selesai.
"Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan bahwa Masjid Giok Nagan Raya akan menjadi ikon dunia," tuturnya.
"Bukan hanya kebanggaan masyarakat Aceh dan Indonesia, tetapi juga simbol wisata islami yang bisa menarik perhatian global," ujar Bupati TRK.(*)
Serambi Ekraf Awards 2025
Giok
Batu Giok
Giok Nagan Raya
Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan
Nagan Raya
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| DPRK Nagan Raya Prioritaskan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat |
|
|---|
| Bupati Aceh Singkil Terima Anugerah Serambi Ekraf Awards 2025, Ini Kategorinya |
|
|---|
| Menginisiasi Banyak Kegiatan Ekonomi Kreatif, Farid Nyak Umar Dianugerahi Serambi Ekraf Awards |
|
|---|
| Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Lewat Lampengeuh, Pemkab Abdya Terima Serambi Ekraf Awards 2025 |
|
|---|
| Berkontribusi Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif, BSI Aceh Dianugerahi Serambi Ekraf Award |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pariwara-Pemkab-Nagan-di-Serambi.jpg)