Hari Jadi Pidie
Seminar Internasional di Pidie Hadirkan Pemateri Aceh hingga Malaysia, Peringati Hari Jadi Ke-514
Seminar ini merupakan rangkaian peringatan Uroe Lahee atau Hari jadi Pidie ke-514 ditetapkan jatuh pada 18 September 2025.
Oleh karena itu banyak manuskrip tentang Pidie yang tersebar sehingga perlu pengkajian yang serius dan maksimal.
Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan digelar supaya bisa menjadi cerminan kemajuan dan kejayaan Pidie di masa lampau mampu dikembalikan lagi.
Pidie merupakan daerah terkenal sejak dulu hingga negeri seberang. Kejayaannya dan pusat perdagangan.
Menurutnya cukup banyak pedagang yang berdatangan ke Pidie dan juga menjadi pusat perbelanjaan terkenal di masa itu. Bahkan banyak tempat penukaran uang (money change) kala itu.
Untuk itu, ia mengajak marilah menciptakan dan menjaga Pidie ke arah kemajuan lebih bermutu dan handal hingga terciptaknya daerah yang sejahtera dan makmur.
Baju linto baro
Sementara itu, kegiatan seminar internasional di Pidie ini menjadi pusat penampilan pakaian adat Aceh. Para unsur Muspida hingga Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Pidie hadir dengan memakai baju khas pengantin pria (linto baro) Aceh.
Memakai baju hitam, celana hitam dihiasi manik-manik, songket hingga kupiah meukutop khas linto Aceh.
Sementara itu, begitu juga beberapa istri pejabat juga mengenakan baju khas pengantin Aceh dengan riasan yang menarik.
Nuansa Aceh khususnya Pidie terlihat jelas sehingga hari jadi Pidie Ke-514 ini menjadi sejarah awal untuk Pidie lebih berjaya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/seminar-hari-Pidie.jpg)