Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

2 Pekan Nelayan Kepulauan Banyak Kesulitan Dapat BBM, Dewan Minta Bupati Aceh Singkil Cari Solusi 

"Kami minta bupati segera mencari solusi mengatasi kelangkaan bahan bakar," kata Taufik yang merupakan putra Pulau Banyak Barat, Jumat (19/9/2025).

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
PERAHU NELAYAN: Perahu nelayan warga Pulau Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil, ditambatkan berdekatan. Foto direkam 2024 lalu. 

"Kami minta bupati segera mencari solusi mengatasi kelangkaan bahan bakar," kata Taufik yang merupakan putra Pulau Banyak Barat, Jumat (19/9/2025). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sudah dua pekan nelayan Kecamatan Pulau Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, kesulitan bahan bakar minyak (BBM). 

Nahasnya kelangkaan BBM itu, terjadi ketika cuaca di laut sedang buruk.

Sehingga penderitaan nelayan bertambah.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Taufik mengatakan, kelangkaan BBM lantaran stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Pulau Banyak, kehabisan stok. 

Ia berharap Bupati Aceh Singkil, Safriadi segera mencari solusi agar kelangkaan bahan bakar tidak berlangsung lama. 

Sebab tidak hanya merugikan nelayan, melainkan pelaku wisata dan masyarakat Kepulauan Banyak, secara keseluruhan. 

"Kami minta bupati segera mencari solusi mengatasi kelangkaan bahan bakar," kata Taufik yang merupakan putra Pulau Banyak Barat, Jumat (19/9/2025). 

Menurut Taufik dalam kondisi cuaca kurang baik, ketersediaan bahan bakar menjadi sangat penting. 

Sebab nelayan harus mengintip cuaca.

Ketika cuaca sedikit membaik nelayan segera pergi mencari nafkah ke laut.

Baca juga: Terkait Kelangkaan BBM di Pidie, Ini Jawaban Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

Nahasnya ketika hendak melaut, bahan bakar tidak ada.

Kondisi itulah membuat nelayan tidak bisa mencari nafkah. 

Upaya mencari alternatif bahan bakar minyak dari daratan bukan perkara mudah dalam situasi cuaca buruk. 

Apalagi untuk mencarinya bahan bakar yang ada tipis.

Belum lagi risiko ketika tidak mendapat.

Bahan bakar yang ada habis hasilnya tidak ada.(*)

Baca juga: Remaja Putri di Aceh Utara Dirudapaksa Nelayan, Pelaku Ajak Korban ke Kebun Kelapa, Ibu Curiga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved