Berita Aceh Besar
Petani Garam Kuala Gigieng Aceh Besar Melirik Produksi Sabun Cuci Piring
Terobosan itu berkat inisiatif pengabdian masyarakat dari tim dosen Universitas Syiah Kuala (USK), mereka tidak lagi hanya menjual garam mentah.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Prosesnya meliputi pencampuran bahan hingga pengemasan produk akhir.
"Selama ini petani hanya fokus pada produksi garam mentah.
Melalui pendampingan USK, kami sekarang mendapatkan pengetahuan baru untuk mengolah garam menjadi produk bernilai lebih tinggi," ujar Junaidi, Ketua Mitra Petani Garam.
Menurut Adinda Gusti Vonna, salah satu anggota tim pengabdian, sabun ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan bagi kelompok petani.
Baca juga: Teut Apam Digelar di Hari Jadi Pidie, Kepsek Hingga Guru Siapkan Kue Khas Ini untuk Peserta Karnaval
Tim pengabdi pun menyerahkan serangkaian alat dan bahan pembuatan sabun agar para petani dapat melanjutkan usaha ini secara mandiri.
Dengan dukungan dari DPPM Kemdiktisaintek dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangkitkan motivasi para petani.
"Inovasi ini akan menjadi pemicu bagi produk-produk berbasis garam lainnya, serta menjaga keberlanjutan produksi garam lokal sebagai komoditas unggulan daerah," harap Adinda. (*)
| Bunda Literasi Aceh Besar Ajak Anak Gemar Membaca Sejak Dini |
|
|---|
| Polda Aceh Musnahkan 3 Hektare Ladang Ganja di Seulimeum Aceh Besar, 2.000 Batang Dibakar |
|
|---|
| Polda Aceh Musnahkan 3 Hektare Ladang Ganja di Lampanah Aceh Besar |
|
|---|
| Kejari Aceh Besar Edukasi Pelajar lewat Program Jaksa Masuk Sekolah |
|
|---|
| DS Pengasuh Daycare Jadi Tersangka Dalam Dugaan Penganiayaan Balita di Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ajar-petani-garam-200905.jpg)