Senin, 4 Mei 2026

Berita Banda Aceh

WOW, Harga Emas Tembus Rp 6,5 Juta Per Mayam di Aceh

Di Banda Aceh harga jual emas Rp 6.170.000 per mayam, di luar ongkos buat dan Langsa, Aceh Tamiang dijual Rp 6,5 juta per mayam

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
EMAS MAHAL - Harga emas di Aceh Tamiang terus menunjukkan tren naik, emas Antam sudah menembus angka Rp 2 juta per gram, Jumat (19/9/2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga emas pada Sabtu (20/9/2025) kemarin mengalami lonjakan tajam. Di Aceh, harga emas perhiasan per mayam (3,33 gram) naik hingga menjadi Rp 6,5 juta, tergantung pada ongkos pembuatan dan lokasi. Kenaikan harga emas ini juga terjadi secara nasional.

Di Banda Aceh misalnya sebagaimana informasi dari Toko Emas Bina Nusa, harga jual emas dipatok Rp 6.170.000 per mayam, di luar ongkos buat. Harga tersebut naik Rp 30.000 dari sehari sebelumnya dengan harga jual Rp 6.140.000 per mayam. Di luar harga tersebut, ongkos buat ditetapkan berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung kerumitan desain dan model perhiasan yang dipilih.

Sementara di Kota Langsa dan Aceh Tamiang, harga emas perhiasan dijual Rp 6,5 juta per mayam. Hafiz, karyawan Toko Emas Nusantara di Kota Kualasimpang menyebutkan, kenaikan harga ini terjadi pada seluruh jenis emas.

“Harga emas murni hari ini Rp 6,5 juta per mayam, dan emas kadar 97 persen Rp 6,4 juta per mayam. Sedangkan emas 22 Rp 1,5 juta per gram, dan untuk emas Antam Rp 2.122.000 per gram,” urai Hafiz.

Menurutnya, kenaikan harga kali ini mencapai Rp 100 ribu per mayam, dibandingkan sehari sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp 6,4 juta per mayam. “Naik seratus ribu dari kemarin, terutama untuk emas London,” tambahnya.

Kenaikan harga emas di Aceh ini sejalan dengan pergerakan harga emas secara nasional. Berdasarkan data pasar emas di Jakarta, harga emas Antam pada Sabtu (20/9/2025) naik Rp 32.000 ke level Rp 2.122.000 per gram. Kenaikan ini tak bisa dilepaskan dari lonjakan harga emas global. Pada perdagangan Jumat waktu setempat, 19 September 2025, emas dunia menguat 0,8 persen ke posisi USD3.672,08 per ons, dengan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,7 persen ke USD3.705,80.

Sepanjang pekan ini, harga emas global tercatat sudah menguat 0,8 persen, sekaligus menandai kenaikan lima pekan beruntun. Bahkan, emas sempat mencetak rekor baru di USD3.707,40 per ons usai keputusan The Federal Reserve memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin.

Lonjakan harga emas tersebut dipicu oleh kombinasi faktor global dan domestik yang saling memengaruhi. Faktor global yaitu meliputi penurunan suku bunga oleh The Fed sehingga mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.

Faktor lainnya pelemahan nilai tukar Dolar AS, sehingga harga emas yang dinyatakan dalam dolar menjadi lebih menarik bagi investor global. Terakhir ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, dimana risiko global seperti inflasi tinggi dan ketegangan politik membuat emas menjadi pilihan utama untuk melindungi nilai kekayaan.

Sementara faktor domestik di Indonesia disebabkan pelemahan Rupiah terhadap Dolar, membuat harga emas impor lebih mahal dalam Rupiah. Selain itu, permintaan lokal yang meningkat, baik untuk tujuan investasi maupun kebutuhan musiman, sehingga ikut mendorong harga.(mad/zb/serambinews.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved