Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Bocah Lumpuh Layu di Simpang Keuramat dapat Kursi Roda dari Anggota DPRK Aceh Utara

Diketahui dari keluarganya, Adinda sudah menderita penyakit lumpuh layu sejak kecil. Hingga saat ini diusianya yang sudah menginjak 7 tahun, untuk

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
BANTU BOCAH LUMPUH - Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi atau kerap disapa Keuchik Romi menyerahkan kursi roda untuk Adinda, Sabtu (20/9/2025). Bocah berusia tujuh tahun itu asal Simpang Keuramat, Aceh Utara ini menderita lumpuh layu sejak kecil.     

Diketahui dari keluarganya, Adinda sudah menderita penyakit lumpuh layu sejak kecil. Hingga saat ini diusianya yang sudah menginjak 7 tahun, untuk bergerak ringan pun ia hampir dipastikan tidak bisa.

Laporan Saiful Bahri I Lhoksukon 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Adinda Syafana (7) adalah bocah penderita lumpuh layu asal Gampong KM VIII, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara

Diketahui dari keluarganya, Adinda sudah menderita penyakit lumpuh layu sejak kecil. Hingga saat ini diusianya yang sudah menginjak 7 tahun, untuk bergerak ringan pun ia hampir dipastikan tidak bisa.

Adinda adalah putri kedua dari pasangan M Hijrah dan Ika Julia Nanda 

M Hijrah, ayah Adinda berprofesi sebagai buruh tani, dimana sehari-hari ia hanya mengandalkan tenaga untuk bekerja di kebun milik warga lainnya yang membutuhkan bantuan tenaganya. 

Mendengar laporan tentang kondisi Adinda dan keadaan keluarganya  yang sangat memprihatinkan tersebut,
Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara, Muhammad Romi atau kerap disapa Keuchik Romi langsung tersentuh hatinya.

"Saya mendengar informasi tentang Adinda, lalu saya mengecek langsung kondisi dan keadaannya sekaligus guna untuk memastikan bagaimana perhatian dinas terkait dan kira-kira bantuan apa yang paling pantas untuk saya berikan," ujar Keuchik Romi, Sabtu (20/9/2025), kala menyerahkan bantuannya.

Baca juga: Wahyudin Ngaku Diperas Rp 10 Juta Sebelum Video Viral Beredar, Terungkap Sosok Perempuan Penyebar

Setelah ditinjau langsung ke kediaman Adinda, kata Keuchik Romi, ternyata kondisinya sangat memprihatinkan.

Di mana di usianya sekarang, Adinda seharusnya sedang gembira bermain dan belajar, tapi ternyata untuk menggerakkan badannya saja tidak mampu.

Di samping itu, lanjut Politisi Partai Aceh ini, kondisi perekonomian orang tua Adinda juga tidak kalah memprihatinkan, dengan profesi sebagai buruh tani harian.

Bahkan kondisi rumah tinggal Adinda juga sangat memprihatinkan, dengan dinding kontruksi kayu yang berlubang-lubang dan atap yang mulai bocor.

Setelah melihat langsung keadaan Adinda, maka Keuchik Romi putuskan untuk memberikan bantuan sebuah kursi roda, beberapa ball pampers dan sedikit roti yang biasa diberikan orang tuanya untuk cemilan Adinda.

"Bantuan ini adalah pribadi saya, saya berharap meski tidak banyak, semoga bermanfaat untuk Adinda," tegas Keuchik Romi.

Baca juga: Briptu Rizka Siapkan Langkah Hukum Usai Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir Esco, Ada Kejanggalan?

Dalam kesempatan tersebut Keuchik Romi berharap kepada pihak dinas terkait agar segera mengambil tindakan untuk penanganan Adinda dan juga memberikan solusi untuk perekonomian dan bantuan rumah kepada keluarga tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved