Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Singkil

Objek Wisata Sempat Didatangi Kapal Pesiar, Potensi PAD Ujung Lolok Terabaikan 

Belum lagi ditambah kapal kecil pembawa peselancar dan peselancar yang datang per orangan ke Ujung Lolok.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
Kapal Pesiar: Kapal pesiar pembawa peselancar di Ujung Lolok, Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil. Foto direkam 2025. 

Belum lagi ditambah kapal kecil pembawa peselancar dan peselancar yang datang per orangan ke Ujung Lolok.

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari objek wisata Ujung Lolok, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, masih terabaikan. 

Padahal tempat wisata yang menawarkan surfing atau selancar itu, sepanjang tahun selalu didatangi kapal pesiar. 

Dalam setahun paling tidak ada empat kapal pesiar rutin datang membawa peselancar ke Ujung Lolok

Kapal-kapal itu tidak hanya sekali datang. Tetapi dalam setahun bisa lima kali datang.

Belum lagi ditambah kapal kecil pembawa peselancar dan peselancar yang datang per orangan ke Ujung Lolok.

Menurut informasi kapal pesiar berkeinginan membayar retribusi hanya saja harus sesuai aturan. 

"Informasi yang saya dapat kapal pesiar pembawa peselancar tidak nyaman karena tidak berikan retribusi," kata Mef warga yang biasa antar peselancar ke Ujung Lolok, Minggu (21/9/2025).

Ujung Lolok merupakan spot selancar yang dimiliki Kabupaten Aceh Singkil. 

Letaknya di Kecamatan Pulau Banyak Barat, sekitar 2 jam pelayaran menggunakan speedboat dari Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil. 

Ombak yang jadi buruan peselancar masuk periode tertinggi antara Mei sampai Oktober setiap tahunnya.

Ujung Lolok memiliki ombak yang dapat membangkitkan birahi peselancar. 

Baik peselancar profesinal maupun pemula.  Ujung Lolok, cocok untuk peselancar pemula, karena gulungan ombak saat memecah masuk ke teluk dangkal. 

Sehingga risiko terseret ke laut lepas bisa dihindari.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved