Berita Aceh Selatan
MIRIS, Warga Kota Bahagia Aceh Selatan Berbulan ‘Makan’ Debu
Jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki membuat Kota Bahagia, Aceh Selatan berubah menjadi “Kota Debu”. Selama berbulan-bulan
“Kalau panas, debu menutupi mata. Kalau hujan, jalan jadi kubangan lumpur. Sudah berbulan-bulan begini, sampai kapan kami dibiarkan?” Rahmat, Warga Kota Bahagia
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki membuat Kota Bahagia, Aceh Selatan berubah menjadi “Kota Debu”. Selama berbulan-bulan, masyarakat terpaksa ‘makan’ debu dari jalan saat dilintasi kendaraan.
Mirisnya lagi, kondisi ini tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan. “Anak-anak batuk, orang tua sakit pernapasan. Setiap hari kami menghirup debu, tapi pemerintah seperti tidak peduli,” keluh Rahmat, warga setempat, Sabtu (20/9/2025).
Debu tebal itu tak hanya mengotori rumah-rumah warga, tetapi juga menutup jarak pandang para pengendara motor hingga kerap memicu kondisi rawan kecelakaan. Sementara itu, roda perekonomian warga ikut terpukul karena banyak usaha kecil kehilangan pelanggan.
Rahmat menyebut, persoalan ini bukan sekadar keluhan kecil. “Kalau panas, debu menutupi mata. Kalau hujan, jalan jadi kubangan lumpur. Sudah berbulan-bulan begini, sampai kapan kami dibiarkan?” ujarnya dengan nada kesal.
Masyarakat bahkan menantang Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, untuk turun langsung menyaksikan kondisi Kota Bahagia. Mereka menuntut tindakan nyata, mulai dari penyiraman jalan secara rutin hingga percepatan perbaikan infrastruktur.
“Kami tidak minta muluk-muluk, cukup pemerintah bergerak cepat agar kami bisa bernapas lega dan hidup normal kembali,” tegas Rahmat.
“Jika masalah ini terus diabaikan, warga khawatir Kota Bahagia akan selamanya dikenal sebagai Kota Debu yang menyimpan ironi di balik namanya,” pungkasnya.(is)
| Kapolres Aceh Selatan Ajak Masyarakat Bersatu Cegah Karhutla |
|
|---|
| Hore! Pemkab Aceh Selatan Cairkan Gaji ke-13 ASN Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| Ade Naylan Hafizah 30 Juz Peraih Best Award SDGs Internasional Kini Lulus Pendidikan Dokter USK |
|
|---|
| Normalisasi Irigasi Tuntas, Air Kembali Mengalir ke Sawah, Keuchik Apresiasi Gerak Cepat Bupati |
|
|---|
| Normalisasi Irigasi Gunung Pudung di Kluet Utara Rampung , 1.700 Ha Sawah Terselamatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-berdebu-20092025.jpg)