Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Harga Emas

Harga Emas di Banda Aceh Meledak! 23 September 2025 Tembus Segini per Mayam, Pecahkan Rekor!

Harga emas di Banda Aceh meledak pada hari ini, Selasa (23/9/2025). Pasalnya, harga menunjukan kenaikan yang cukup signifikan.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
HARGA EMAS -Harga emas di Banda Aceh meledak pada hari ini, Selasa (23/9/2025). Emas yang terdiri dari gelang, kalung, cincin hingga anting tersusun dalam rak toko emas di Idi Rayeuk, Minggu (29/6/2025). 

Harga Emas di Banda Aceh Meledak! 23 September 2025 Tembus Segini per Mayam, Pecahkan Rekor!

SERAMBINEWS.COM,BANDA ACEH-Harga emas di Banda Aceh meledak pada hari ini, Selasa (23/9/2025).

Pasalnya, harga menunjukan kenaikan yang cukup signifikan.

Pada perdagangan (23/9/2025), harga emas di salah satu toko perhiasan di Banda Aceh, Toko Emas Bina Nusa, dipatok sebesar Rp 6.350.000 per mayam.

Angka tersebut tercatat naik dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya, Senin (22/9/2025), yang  berada di level Rp 6.200.000 per mayam.

Artinya terjadi kenaikan sebesar Rp. 150.000 dari hari sebelumnya.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian Naik Lagi Hari Ini: Antam dan Galeri24 Melambung, Bagaimana dengan UBS?

 Jika dikonversi ke ukuran per gram, harga emas hari ini berada di kisaran Rp 1.924.242 per gram.

Selain harga dasar, pembeli juga perlu memperhitungkan ongkos pembuatan perhiasan.

Di Banda Aceh, ongkos tersebut umumnya dipatok antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung tingkat kerumitan desain dan model perhiasan yang dipilih.

Kenaikan ini dapat di pengaruhi oleh harga emas global yang juga mengalami lonjakan tajam hingga mencetak rekor tertinggi.

Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi, didorong oleh ekspektasi pemotongan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan melemahnya nilai dolar.

Para investor kini menunggu pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Pada Selasa (12/9/2025) pagi, harga emas spot tercatat US$3.744,68 per ons pada pukul 04.12 GMT, setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di US$3.759,02 per ons pada awal perdagangan.

Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik tipis 0,1 persen menjadi US$3.779,40 per ons.

Kenaikan harga emas juga dipengaruhi pelemahan indeks dolar AS, yang membuat emas lebih murah bagi pembeli di luar negeri.

Baca juga: Gila! Harga Emas Antam Logam Mulia Pecah Rekor Baru Hari Ini 23 September 2025, Berikut Daftarnya

Faktor Pendorong Kenaikan

Analis dari Capital.com, Kyle Rodda, menyebut ada tiga faktor utama yang mendorong reli harga emas:

Ekspektasi pemotongan suku bunga AS

Risiko inflasi yang meningkat

Perubahan kebijakan moneter global

“Tren jangka pendek masih bullish (cenderung naik), meski dalam perdagangan intraday ada potensi koreksi teknis,” ujar analis pasar senior OANDA, Kelvin Wong.

Investor Tunggu Sinyal Powell

Fokus pasar kini tertuju pada pidato Jerome Powell yang dijadwalkan pukul 16.35 GMT.

Pasar berharap ada sinyal lebih jelas soal kebijakan suku bunga. Selain itu, data Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS  indikator inflasi pilihan The Fed  akan dirilis pada Jumat mendatang.

Perdebatan di Internal The Fed

Gubernur The Fed yang baru, Stephen Miran, menilai bank sentral telah terlalu ketat dalam kebijakan moneter, sehingga tanpa pemangkasan suku bunga agresif, pasar kerja bisa terancam. Namun, tiga pejabat The Fed lainnya justru menekankan perlunya tetap berhati-hati terhadap inflasi.

Menurut alat CME FedWatch, pasar menilai ada 90 persen kemungkinan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober, dan 75 persen kemungkinan pemotongan lagi pada Desember.

Baca juga: Hari Ini, Harga Emas Melompat ke Angka 6,5 Juta Per Mayam

Permintaan Emas Tetap Kuat

Bank ANZ dalam catatannya menyebut, beberapa faktor membuat emas tetap diminati sebagai aset investasi, antara lain:

Perlambatan pertumbuhan ekonomi global

Inflasi yang lebih tinggi

Ketidakpastian geopolitik

Pelemahan dolar AS

Pergerakan Logam Mulia Lain

Selain emas, harga logam mulia lainnya juga mengalami perubahan:

Perak spot turun 0,5 persen menjadi US$43,84 per ons, mendekati level tertinggi dalam 14 tahun.

Platinum melemah 0,2 persen ke US$1.413,80 per ons.

Paladium turun tipis 0,5 persen menjadi US$1.173,18 per ons.

Baca juga: Harga Emas Naik Tajam, Warga Aceh Tengah Ramai-Ramai Jual Emas

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved