Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Tenggara

Polisi Reka Ulang Kasus Pembacokan di Uning Sigugur Aceh Tenggara

Satreskrim Polres Aceh Tenggara melakukan reka ulang (rekonstruksi) perkara pembunuhan berencana yang menewaskan lima orang

Tayang:
Editor: mufti
IST
REKA ULANG KASUS PEMBUNUHAN - Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK menyaksikan reka ulang kasus pembunuhan yang menewaskan lima orang sekeluarga, di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, di Mapolres setempat, Selasa (22/9/2025). 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Satreskrim Polres Aceh Tenggara melakukan reka ulang (rekonstruksi) perkara pembunuhan berencana yang menewaskan lima orang, di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah. Reka ulang digelar di halaman Mapolres, Senin (22/9/2025) sekira pukul 16.00 WIB.

Dalam rekonstruksi itu, Polisi menghadirkan AS, pelaku pembunuhan yang terjadi pada Senin (16/6/2025) lalu. Dalam reka ulang itu, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK MH turun langsung menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Hal itu untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan, sekaligus memastikan peran serta kronologi peristiwa kelam tersebut.

Dalam reka ulang itu, tersangka AS memperagakan 22 adegan, mulai dari awal perencanaan hingga detik-detik eksekusi yang menewaskan lima korban secara berantai. Para korban adalah Laura Al Fitri, Fazri, Elviana, Nayan Basri, dan Hidayat. Selain itu, seorang korban bernama Mattiah mengalami luka berat.

Sejumlah barang bukti penting dihadirkan, termasuk sebilah parang dan sepeda motor yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. Semua adegan diperagakan langsung oleh tersangka, sementara korban menggunakan peran pengganti.

“Seluruh rangkaian berjalan dengan tertib dan lancar. Rekonstruksi ini penting untuk memperjelas jalannya peristiwa, sekaligus memastikan keterangan tersangka sesuai dengan fakta sebenarnya,” ujar Kasi Humas, AKP Jomson Silalahi.

Dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, rekonstruksi berjalan transparan, tertib, dan sesuai prosedur hukum. Meski demikian, peristiwa tersebut kembali membuka luka mendalam bagi masyarakat Aceh Tenggara yang kehilangan lima warganya akibat kejadian itu.(as)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved