Berita Pidie
Puting Beliung Rusak Delapan Rumah di Keumala Pidie, Satu Tertimpa Pohon
Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin puting beliung itu
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin puting beliung itu.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bencana angin puting beliung merusak delapan rumah warga di Gampong Cot Kreh, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin kencang itu.
"Data yang kami terima, tercatat delapan rumah dan satu usaha warung rusak diterjang angin kencang di Gampong Cot Kreh," kata Camat Keumala, Nurjannah SE, kepada Serambinews.com, Rabu (24/9/2025).
Ia menyebutkan, rumah yang rusak itu rata-rata pada atap seng, yang disapu angin hingga terjatuh ke tanah.
Sembilan rumah rusak adalah milik Miswar dengan kondisi atap rusak berat. Miswar menempati rumah bersama istri dan empat anak, yang tiga anaknya masih balita.
Kemudian, rumah milik Mansur, yang rumah rusak berat akibat tertimpa pohon. Mansur tinggal bersama istri dan dua anak, yang satu anaknya masih balita.
Baca juga: 17 KK di Woyla Terdampak Bencana Puting Beliung, BPBD Aceh Barat Lakukan Penanganan Darurat
Selanjutnya, usaha warung milik Idris, yang mengalami rusak berat dan rumah milik Saudah mengalami rusak berat. Saudah tinggal bersama lima keluarganya.
Berikutnya, rumah milik Bukhari Ibrahim mengalami rusak sedang, Zainabon rumah rusak ringan dan rumah milik Abdul Karim yang tinggal dengan Afzal dan Sunardi berjumlah tiga KK.
Kondisi rumah tersebut mengalami rusak ringan.
Lalu, rumah M Sufi rusak ringan dan rumah milik Abdullah Badai juga rusak ringan. Selain itu, angin ikut merusak atap pos kamling, dengan kondisi rusak berat. (*)
| Universitas Jabal Ghafur Lantik Pimpinan Tiga Fakultas Periode 2026–2030 |
|
|---|
| Ibu dan Anak Meninggal Dalam Kecelakaan Bus JRG di Pidie, Korban Baru Dilantik PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Dua Kadis di Pidie Dinonaktifkan dari Jabatan, Pemkab Evaluasi Jajarannya |
|
|---|
| Polres Pidie Gelar Anjangsana, Silaturahmi dengan Purnawirawan, Warakawuri dan Personel Sakit |
|
|---|
| Bupati Pidie Nonaktifkan Kadis Pendidikan dan Kalak BPBD, Jubir: Demi Tingkatkan Kinerja Birokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puting-beliung-di-keumala.jpg)