Rabu, 6 Mei 2026

Berita Pidie

Puting Beliung Rusak Delapan Rumah di Keumala Pidie, Satu Tertimpa Pohon 

Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin puting beliung itu

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
TINJAU RUMAH - Camat Keumala, Nurjannah bersama Muspika meninjau rumah rusak diterjang angin puting beliung, di Gampong Cot Kreh, Kecamatan Keumala, Pidie, Selasa (23/9/2025). 

Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin puting beliung itu.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bencana angin puting beliung merusak delapan rumah warga di Gampong Cot Kreh, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. 

Peristiwa di Keumala Pidie itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun warga harus memperbaiki atap rumah yang rusak disapu angin kencang itu.

"Data yang kami terima, tercatat delapan rumah dan satu usaha warung rusak diterjang angin kencang di Gampong Cot Kreh," kata Camat Keumala, Nurjannah SE, kepada Serambinews.com, Rabu (24/9/2025).

Ia menyebutkan, rumah yang rusak itu rata-rata pada atap seng, yang disapu angin hingga terjatuh ke tanah. 

Sembilan rumah rusak adalah milik Miswar dengan kondisi atap rusak berat. Miswar menempati rumah bersama istri dan empat anak, yang tiga anaknya masih balita.

Kemudian, rumah milik Mansur, yang rumah rusak berat akibat tertimpa pohon. Mansur tinggal bersama istri dan dua anak, yang satu anaknya masih balita.

Baca juga: 17 KK di Woyla Terdampak Bencana Puting Beliung, BPBD Aceh Barat Lakukan Penanganan Darurat

Selanjutnya, usaha warung milik Idris, yang mengalami rusak berat dan rumah milik Saudah mengalami rusak berat. Saudah tinggal bersama lima keluarganya.

Berikutnya, rumah milik Bukhari Ibrahim mengalami rusak sedang, Zainabon rumah rusak ringan dan rumah milik Abdul Karim yang tinggal dengan Afzal dan Sunardi berjumlah tiga KK. 

Kondisi rumah tersebut mengalami rusak ringan. 

Lalu, rumah M Sufi rusak ringan dan rumah milik Abdullah Badai juga rusak ringan. Selain itu, angin ikut merusak atap pos kamling, dengan kondisi rusak berat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved