Minggu, 3 Mei 2026

Demo Konflik Lahan

Temui Pendemo, Bupati Al-Farlaky Ancam Pecat ASN Menjadi Mafia Tanah

"Saya komit menyelesaikan konflik lahan ini yang sudah lama terjadi, permasalahan tanah ini juga ada campur tangan mafia tanah,” tegasnya.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
BUPATI TEMUI PENDEMO - Bupati Al-Farlaky menemui pendemo serta menandatangani petisi dari para mass pendemo yang meminta diselesaikan konflik agraria. Pendemo juga meminta foto bersama dengan Bupati Al-Farlaky usai aksi unjuk rasa di Lapangan Pemkab Aceh Timur di Idi, Selasa (30/9/2025). 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky menemui masyarakat yang melakukan aksi demonstrasi di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur pada Selasa (30/9/2025).

Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat Keadilan (AMMK) menuntut diselesaikannya konflik lahan antara perusahaan kelapa sawit (PKS) dengan warga.

Masyarakat yang tergabung dalam AMMK itu berasal dari tujuh kemukiman.

Yakni, Kemukiman Lhok Tujoh, Kecamatan Darul Ihsan, Mukim Kuta Dayah, Kecamatan Banda Alam, dan Mukim Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong.

Lalu, Mukim Lhok Raja, Kecamatan Sungai Raya, Mukim Nuril A'la, Kecamatan Ranto Peureulak, serta Mukim Pante Geulima, Kecamatan Julok.

Kemudian, Mukim Blang Sunong, Kecamatan Pante Bidari dan Mukim Sijudo, juga dari Kecamatan Pante Bidari.

Baca juga: BREAKINGNEWS - Masyarakat Aceh Timur Demo Tuntut Penyelesaikan Konflik Lahan

Pantauan Serambinews.com, Bupati Al-Farlaky tiba di titik lokasi aksi sekitar pukul 12.45 WIB.

Tanpa sungkan, Al-Farlaky langsung berbaur dengan pengunjuk rasa untuk mendengarkan semua tuntutan dan permasalahan yang mereka alami selama 10 tahun terakhir. 

Ia mendengar setiap permintaan para demonstran terkait konflik agraria antara masyarakat dengan perusahaan yang terjadi di wilayah Aceh Timur.

Dalam paparannya kepada para pendemo, Bupati Al-Farlaky berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara bertahap.

Ia akan memanggil pihak perusahaan serta masyarakat untuk memperlihatkan data masing-masing dan bukti autentik lainnya.

Baca juga: Polres Aceh Timur Amankan Demo Konflik Agraria secara Humanis 

"Saya berkomitmen menyelesaikan konflik lahan ini yang sudah lama terjadi, permasalahan tanah ini juga ada campur tangan mafia tanah,” tegasnya.

“Oleh karena itu, saya tegaskan apabila ada jajaran saya di ASN, baik itu camat, keuchik, atau ASN saya di Badan Pertanahan, yang menjadi mafia tanah, laporkan ke saya akan saya pecat, ini tidak main-main," tukas Al-Farlaky.

Ia melanjutkan, bahwa permasalahan konflik agraria sudah terjadi begitu lama sebelum periode dirinya menjadi bupati.

Al-Farlaky mengakui bahwa ini merupakan hal yang pelik. 

Namun, Al-Farlaky meminta masyarakat memberi dirinya waktu untuk membersihkan semua permasalahan konflik agraria tersebut.

Baca juga: VIDEO Demo Anti-Israel Guncang New York, Massa Kepung Hotel PM Netanyahu di Manhattan

"Menyelesaikan permasalahan ini bukan seperti membalik telapak tangan, ini butuh proses dan secara perlahan,” urai dia.

“Maka dari itu, saya meminta masyarakat menyiapkan semua dokumen dan bukti autentik,” pintanya.

“Karena setelah ini, saya akan memanggil semua pihak untuk menunjukkan data masing-masing, jika perusahaan kedapatan melakukan penyelewengan, maka akan kita tindak," ungkapnya.

Mendengar penegasan Bupati Al-Farlaky, sontak para pendemo bertepuk tangan dan bersahut-sahutan meneriakkan “Hidup Bupati Garang”.

Kemudian, para demonstran menyerahkan petisi yang mencakup butir-butir permintaan mereka. 

Bupati Al-Farlaky langsung menandatangani petisi itu dan menerimanya.

Usai aksi demo tersebut, kemudian masyarakat meminta Bupati Al-Farlaky untuk menyediakan waktu foto bersama dengan para pendemo. 

Baca juga: VIDEO Geger! Puluhan Ribu Rakyat demo Kepung Jalan, Tuntut Pemerintah Akui Palestina

Foto bersama itu dilakukan secara bergantian ratusan pendemo yang memenuhi Lapangan Pusat Pemerintahan Aceh Timur.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved