Selasa, 19 Mei 2026

Gangguan Listrik

Listrik Padam, Pengeluaran BBM di RSUD Aceh Besar Bengkak

Hal itu mereka lakukan guna memberikan akses listrik untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan menggunakan genset.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Direktur RSUD Aceh Besar, dr Bunaiya Putra MKM 

Laporan Indra Wijaya I Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Dampak dari pemadaman listrik yang terjadi sejak Senin (29/9/2025) sore, membuat biaya pengeluaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk genset di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Besar membengkak, Rabu (1/10/2025).

Direktur RSUD Aceh Besar, dr Bunaiya Putra MKM, mengatakan, hingga Selasa (30/9) sore, pihaknya sudah mengeluarkan uang lebih dari Rp 17 juta untuk membeli BBM jenis dexlite.

Hal itu mereka lakukan guna memberikan akses listrik untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan menggunakan genset.

“Total sudah 1.200 liter BBM kita beli. Jika dikali Rp 14.300/liter jenis dexlite, total sudah Rp 17 juta uang kita keluarkan khusus untuk membeli bensin. Itu baru sampai kemarin sore, belum lagi hari ini,” kata Bunaiya kepada Serambi.

Dikatakan, bahwa kebutuhan listrik di rumah sakit tersebut sendiri sangat diperlukan guna memberikan fasilitas kesehatan yang cukup kepada masyarakat. 

Selain untuk pelayanan, listrik itu digunakan untuk kebutuhan pasien di ruangan seperti AC dan komputer rumah sakit. Kondisi jaringan listrik yang belum stabil jika dua hari terakhir, membuat pihaknya hanya bisa mengandalkan genset saja.

Rumah sakit tersebut kata Bunaiya, memiliki dua genset yang dihidupkan secara bergantian. Meski akses listrik di kawasan tersebut belum stabil sejak kemarin, ia mengatakan, bahwa hal itu tidak menjadi kendala dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

“Sejauh ini pelayanan kesehatan ke masyarakat tidak ada kendala dan masih seperti biasa. Cuma pengeluaran untuk BBM saja yang sedikit membengkak,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved