Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Agus Fernanda Anis Nahkodai IKAPALA 2025–2027, Prioritaskan Pariwisata dan Penanggulangan Bencana

IKAPALA merupakan wadah kolaboratif bagi komunitas pecinta alam di Aceh, mulai dari Mapala, Sispala, hingga KPA.

Tayang:
Penulis: Hendri Abik | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KETUA IKAPALA - Agus Fernanda Anis terpilih sebagai Ketua Ikatan Pecinta Alam Aceh (IKAPALA) periode 2025–2027. 

Laporan Hendik | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ikatan Pecinta Alam Aceh (IKAPALA) kini memiliki pemimpin baru.

Agus Fernanda Anis resmi terpilih sebagai Ketua IKAPALA periode 2025–2027 dalam ajang Temu Warga Pecinta Alam (TWPA) ke VII yang mempertemukan berbagai komunitas pecinta alam dari seluruh Aceh.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan apresiasi kepada panitia TWPA dan seluruh organisasi pecinta alam yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga memberikan penghormatan kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membangun IKAPALA.

IKAPALA merupakan wadah kolaboratif bagi komunitas pecinta alam di Aceh, mulai dari Mapala, Sispala, hingga KPA.

Baca juga: Pasca Pemilu, Mahasiswa Pecinta Alam dan Pramuka Cabut Paku Pada Pohon di Lhokseumawe

Agus menegaskan, bahwa IKAPALA bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh komunitas, baik yang sudah terdaftar maupun yang belum, karena organisasi ini adalah milik bersama para pecinta alam Aceh.

Agus memaparkan dua fokus utama dalam program kerja kepengurusan barunya yakni, pengembangan sektor pariwisata dan penguatan kapasitas kebencanaan.

Di bidang pariwisata, IKAPALA berencana mendirikan Banda Aceh Tourism Information Center (BATIC) sebagai pusat informasi dan promosi wisata minat khusus.

BATIC diharapkan menjadi sarana pendukung bagi pelaku usaha lokal, khususnya yang berasal dari komunitas pecinta alam, serta memastikan prinsip pariwisata berkelanjutan tetap dijunjung tinggi.

“BATIC akan menjadi jembatan antara wisatawan dan operator lokal, sekaligus menjaga kelestarian alam dalam setiap aktivitas wisata,” ujar Agus.

Sementara itu, dalam sektor kebencanaan, IKAPALA akan membentuk unit Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperkuat peran komunitas pecinta alam dalam penanganan bencana.

Tim SAR dari komunitas ini dinilai memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah sulit dan melakukan evakuasi cepat.

“SRU akan meningkatkan kapasitas respons dan mempererat koordinasi dengan lembaga terkait,” tambahnya.

Komitmen Lingkungan dan Kolaborasi

Agus juga menegaskan bahwa konservasi dan advokasi lingkungan tetap menjadi inti dari gerakan IKAPALA.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved